33 C
Semarang
, 26 May 2024
spot_img

Data UNICEF Puluhan Ribu Air Minum Rumah Tangga di Indonesia Tercemar Limbah Tinja

Jakarta, Jatengnews.id – UNICEF menyebut bahwa hampir 70 persen dari 20 ribu sumber air minum rumah tangga yang diuji di Indonesia tercemar limbah tinja. Dari isu tersebut masyarakat meragukan konsumsi air minum dalam kemasan AMDK yang disebut-sebut berasal dari mata air pegunungan.

Seakan menjawab hal tersebut, merek yang punya tagline 100 persen murni buka suara. VP Quality dan Food Safety Danone Indonesia Enang N Fachjarsigap mengedukasi publik soal sumber air yang diambil dan diproduksi.

Baca juga : UNDIP dan Pemkab Jepara Siap Kembangkan Desalinasi Guna Atasi Krisis Air Minum

Ia mengatakan pihaknya memastikan setiap proses pengolahan terintegrasi bahkan tanpa tersentuh tangan manusia.

“Kami menjaganya dengan memastikan proses terintegrasi tanpa tersentuh tangan manusia,” ujar Enang dikutip dari Suara.com jaringan berita Jatengnews.id Kamis (16/05/2024).

Tak cuma itu, Fachjar mengatakan bahwa AQUA juga melakukan 400 parameter uji kualitas sebelum dikirimkan melalui jaringan distribusi. Adapun pemeriksaan 400 parameter uji kualitas baik kimia, fisika, mikro dan bromat.

Bahkan ia menambahkan pemeriksaan bromat yang belakangan juga jadi gunjingan publik sangat berbahaya untuk tubuh jangka panjang.

“Pemeriksaan bromat ini dilakukan setiap hari pada seluruh fasilitas produksi kami. Juga secara rutin berkala pada lab kami yang terakreditasi,” kata dia.

Baca juga : Bernostalgia di Wisata CLBK Semarang, Yuk Nikmati Air Terjun yang Elok Hingga Alam yang Sejuk

Pemeriksaan rutin tersebut untuk memastikan keamanan dan kualitas mereka yang diterima masyarakat tetap 100 persen murni. Lebih lanjut, ia juga menyatakan bahwa pihaknya berusaha memenuhi memenuhi standar kualitas BPOM dan SNI. Menurutnya hal itu merupakan komitmen i untuk bersikap transparan dalam semua aspek produksi untuk menjaga kemurnian dan keamanan. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN