26 C
Semarang
, 23 June 2024
spot_img

Jantung Rusak Bukan Cuma Karena Lemak Simak Apa Saja Penyebabnya

Jakarta, Jatengnews.id – Konsultan Intervensi Jantung dan Aritmia Eka Hospital BSD, Dr.dr.M.Yamin,Sp.JP(K),Sp.PD mengatakan sangat penting memastikan otot jantung bekerja maksimal, karena bekerja setiap saat memompa darah ke seluruh tubuh, termasuk mengatur kontraksi otot polos di pembuluh darah.

“Namun berbeda dengan tulang, penumpukan kalsium dalam pembuluh darah jantung yang tinggi justru dapat memberikan dampak yang buruk bagi jantung,” ujar Dr. Yamin dikutip dari Suara.com jaringan berita Jatengnews.id Sabtu (25/05/2025).

Baca juga : Awas Konsumsi Garam Berlebih Picu Hipertensi dan Penyakit Jantung

Kalsium merupakan zat gizi mikro yang dibutuhkan tubuh dan mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh. Keberadaan zat ini sangat baik untuk kekuatan tulang dan gigi.

Menurut Dr. Yamin penumpukan kalsium pada arteri jantung disebut dengan kalsifikasi arteri. Kondisi ini terjadi ketika kalsium menumpuk pada dinding pembuluh arteri yang bertugas menyuplai darah ke jantung.

“Penumpukan kalsium ini dapat membuat pembuluh darah menjadi kaku dan menyempit. Kondisi ini bisa yang disebut dengan aterosklerosis. Aterosklerosis sendiri diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami serangan jantung dan stroke,” terangnya.

Lantaran kadar kalsium tidak boleh kebanyakan, Dr. Yamin mengingatkan pentingnya untuk melakukan pemeriksaan CT Calcium Score, yaitu pemeriksaan CT scan untuk melihat penumpukan kalsium dalam pembuluh darah arteri jantung.

Menariknya, pemeriksaan CT Calcium Score ini juga berguna untuk mendeteksi penyakit jantung dan stroke, bahkan sebelum gejalanya muncul.

“Penumpukan kalsium ini terjadi karena timbunan kolesterol dan lemak yang menimbulkan plak. Plak ini bisa mengeras dan membuat pembuluh darah menjadi menyempit dan kaku. Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang berisiko sakit jantung dan alami serangan jantung,” paparnya.

CT Calcium Score memiliki tujuan utama untuk mencegah dan mengetahui risiko penyakit jantung dan stroke sebelum gejalanya muncul. Artinya, waktu paling tepat untuk melakukan tes ini adalah saat belum ada gejala yang muncul.

Jika rutin melakukan medical-check up, pasien bisa meminta CT Calcium Score dalam pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui seberapa tinggi risiko terhadap penyakit jantung.

Baca juga : Orang Dengan Kondisi Penyakit Jantung Akut Tak Boleh Boleh Puasa Ini Penjelasan Dokter

“Apabila Anda tidak punya riwayat sakit jantung, tapi ingin mencegah penyakit jantung, menjaga kesehatan jantung, atau sekadar ingin tahu seberapa besar risiko yang Anda miliki, ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan CT Calcium Score. Terlebih jika Anda sudah berusia 40-70 tahun di mana memiliki risiko penumpukan kalsium di pembuluh darah arteri,” pungkas Dr. Yamin. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN