PLN UP3 Semarang Sosialisasi Bahaya Main Layangan Dekat Jaringan, Jelang HUT RI ke-80

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk edukasi sekaligus pencegahan terhadap potensi gangguan pasokan listrik yang kerap terjadi akibat benang layangan

SEMARANG, Jatengnews.id – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PLN UP3 Semarang mengintensifkan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, terkait bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk edukasi sekaligus pencegahan terhadap potensi gangguan pasokan listrik yang kerap terjadi akibat benang layangan yang tersangkut di jaringan tegangan menengah maupun tegangan tinggi.

Tak jarang, kejadian ini berujung pada padamnya listrik di sejumlah wilayah serta membahayakan keselamatan masyarakat.

Baca juga: PLN Jateng-DIY Imbau Warga Tak Main Layangan Dekat Kabel Listrik

Manager PLN UP3 Semarang, Ricki Yakop, menyampaikan bahwa momen menjelang perayaan HUT RI seringkali identik dengan meningkatnya aktivitas bermain layang-layang. Oleh karena itu, pihaknya menggencarkan kampanye bahaya layang-layang dengan pendekatan langsung ke sekolah, komunitas, dan lingkungan pemukiman padat.

“Kami ingin anak-anak dan masyarakat memahami bahwa bermain layangan dekat jaringan listrik sangat berbahaya. Selain bisa menyebabkan listrik padam, juga berisiko tersetrum,” jelasnya.

Dalam sosialisasi ini, PLN tidak hanya menyampaikan materi melalui edukasi verbal, tetapi juga membagikan brosur, video edukatif, serta contoh kasus nyata akibat gangguan layang-layang yang mengenai jaringan listrik.

Baca juga: PLN Imbau Warga Berhati-hati Pemasangan Atribut Kemerdakaan

PLN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga keandalan pasokan listrik, terlebih menjelang HUT RI ke-80 yang akan dirayakan secara nasional. Pasokan listrik yang andal sangat penting untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat maupun instansi pemerintah selama masa perayaan.

Melalui sosialisasi ini, PLN berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga kasus gangguan akibat layang-layang dapat diminimalisasi, dan listrik tetap aman dan andal untuk semua. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN