
YOGYAKARTA, Jatengnews.id – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo Semarang menggelar pelatihan intensif “Scopus Camp” selama tiga hari, 24–26 November 2025, di Rumah Scopus Yogyakarta.
Program ini menjadi langkah strategis untuk mendongkrak produktivitas publikasi internasional para dosen sekaligus memenuhi capaian Key Performance Indicators (KPI) kampus.
Baca juga : Letto & Kiai Kanjeng Meriahkan Ngaji Budaya UIN Walisongo
Dekan FISIP UIN Walisongo, Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag., membuka kegiatan secara resmi dan menegaskan bahwa publikasi internasional adalah standar kinerja yang harus dipenuhi seluruh dosen.
“Setiap dosen FISIP ditargetkan minimal menghasilkan satu artikel terindeks Scopus setiap tahun. Ini bukan beban, tetapi komitmen bersama untuk mengangkat reputasi UIN Walisongo di tingkat global,” tegasnya dikutip Selasa (25/11/2025).
Pelatihan dipandu langsung oleh founder Rumah Scopus, Dr. Jumintono Suwardi Joyyo Sumanto, M.Pd., atau akrab disapa Pak Jo. Dikenal sebagai pakar penulisan artikel internasional, ia mendorong peserta melihat publikasi Scopus sebagai hal yang bisa dicapai oleh siapa pun.
“Menulis itu mudah. Yang utama adalah niat yang kuat. Hambatan teknis bisa diatasi, apalagi sekarang banyak tool AI yang bisa membantu. Semua punya peluang yang sama untuk tembus Scopus jika tahu kuncinya dan konsisten,” ujarnya.
Selama tiga hari, peserta dibimbing dalam berbagai sesi mulai dari pemanfaatan AI dalam penulisan ilmiah, teknik memilih jurnal bereputasi, penyusunan judul dan abstrak sesuai standar internasional, hingga strategi menghadapi proses review dan mengenali jurnal predator.
Baca juga : FISIP UIN Walisongo dan LP3ES Jalin Sinergi Tingkatkan Kapasitas Survei dan Konsultan Politik
Kegiatan intensif ini diharapkan menghasilkan draft artikel berkualitas yang siap disubmit ke jurnal-jurnal terindeks Scopus, sekaligus memperkuat budaya publikasi ilmiah di lingkungan FISIP UIN Walisongo. (03)