Beranda Pendidikan Mahasiswa KKN UPGRIS Sulap Wisata Noyo Gimbal Jadi Lapak UMKM

Mahasiswa KKN UPGRIS Sulap Wisata Noyo Gimbal Jadi Lapak UMKM

Mahasiswa KKN UPGRIS memilih Noyo Gimbal sebagai lokasi pemasaran karena melihat potensi lonjakan wisatawan saat akhir pekan

Mahasiswa KKN UPGRIS
Mahasiswa KKN UPGRIS ikut meramaikan objek wisata Noyo Gimbal di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. (Foto: KKN)

BLORA, Jatengnews.id – Objek wisata Noyo Gimbal di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, mendadak riuh dengan produk-produk lokal unggulan pada Sabtu (14/02/2026).

Tining Wiswati, mahasiswa KKN dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), turun tangan langsung membantu para pelaku UMKM memasarkan produk mereka di tengah keramaian wisatawan.

Aksi ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar produk desa serta memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada pengunjung luas.

Strategi Jemput Bola di Pusat Keramaian

Mahasiswa KKN UPGRIS memilih Noyo Gimbal sebagai lokasi pemasaran karena melihat potensi lonjakan wisatawan saat akhir pekan. Strategi “jemput bola” ini terbukti efektif dalam membuka peluang transaksi langsung antara produsen dan konsumen.

Dalam kegiatan ini, Tining melakukan beberapa langkah strategis:

Membuka Stan Promosi: Menyediakan wadah khusus bagi produk makanan ringan, minuman tradisional, hingga kerajinan tangan warga.

Branding & Penataan: Membantu pelaku UMKM menata produk agar terlihat lebih menarik secara visual (estetik).

Pemasaran Digital: Memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk secara real-time kepada netizen.

Mendorong UMKM Naik Kelas

Kegiatan ini bukan sekadar berjualan dalam sehari. Tining membawa misi pemberdayaan ekonomi agar masyarakat memahami strategi pemasaran yang lebih kreatif dan modern.

“Kami ingin pelaku usaha di Desa Seso dan sekitarnya lebih percaya diri dalam mengembangkan bisnis mereka. Dengan kemasan yang menarik dan promosi yang tepat, produk lokal pasti bisa bersaing,” ungkap Tining Wiswati.

Sinergi Wisata dan Ekonomi Kreatif

Kolaborasi ini memberikan keuntungan berlipat bagi berbagai pihak:

Bagi UMKM: Meningkatkan angka penjualan, memperluas relasi pelanggan, dan menambah jam terbang dalam promosi produk.

Bagi Wisata Noyo Gimbal: Menambah daya tarik bagi pengunjung karena mereka dapat menikmati kuliner dan oleh-oleh khas lokal di satu lokasi.

Bagi Mahasiswa: Memberikan pengalaman nyata dalam praktik kewirausahaan dan penguatan kerja sama tim dengan masyarakat.

Ke depan, harapannya para pelaku UMKM di Blora semakin inovatif dalam mengemas produk. Sinergi antara potensi wisata dan kreativitas warga menjadi kunci utama untuk mewujudkan perekonomian desa yang mandiri dan berkelanjutan. (01).

Exit mobile version