
SEMARANG, Jatengnews.id – Mahasiswa KKN Kelompok 11 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melakukan langkah nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang.
Melalui perwakilannya, Nur Isa Sutopo, tim KKN memberikan sosialisasi dan pendampingan intensif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dukuh Kedung Sari (20/02/2026).
Langkah ini menyasar para pelaku usaha rumahan di RT 03 RW 08 yang memiliki potensi besar namun masih terkendala strategi pemasaran modern.
Aksi Door-to-Door: Sentuhan Personal untuk Inovasi Lokal
Berbeda dengan sosialisasi formal, Nur Isa memilih metode pendekatan langsung (door-to-door) dan diskusi interaktif di lokasi usaha warga. Suasana hangat dan kekeluargaan ini memudahkan para pelaku UMKM menyerap materi revitalisasi usaha yang mencakup tiga poin krusial:
Kekuatan Branding: Membangun identitas merek dan kemasan yang menarik agar produk lokal mudah melekat di ingatan konsumen.
Digital Marketing: Mendorong pemanfaatan media sosial untuk menjangkau pasar yang lebih luas di luar wilayah Rowosari.
Standarisasi Kualitas: Mengedukasi pentingnya menjaga konsistensi produk demi menjaga kepercayaan pelanggan (loyalitas konsumen).
Membangun Ekosistem Ekonomi Mandiri
Dalam diskusinya, Nur Isa menekankan bahwa peningkatan kelas UMKM bukan sekadar mengejar keuntungan sesaat. Fokus utamanya adalah membangun ekosistem ekonomi desa yang mandiri.
“Peningkatan UMKM di Desa Rowosari harus dimulai dari kesadaran pelaku usahanya sendiri untuk mau berkembang. Dengan sentuhan inovasi dan kemasan profesional, produk lokal kita mampu bersaing dengan produk pabrikan,” tegas Nur Isa di hadapan para warga.
Para pelaku usaha di Dukuh Kedung Sari menyambut antusias arahan mengenai penggunaan alat operasional yang efisien dan teknik penataan lapak yang bersih.
Program “UPGRIS Mengabdi” ini bertujuan mengubah pola pikir warga. Target utamanya adalah transisi dari sekadar “berjualan untuk bertahan hidup” menjadi “berwirausaha untuk bertumbuh.” Sinergi antara akademisi dan masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga RW 08 secara signifikan.
Kegiatan KKN Kelompok 11 UPGRIS tidak berhenti pada tahap sosialisasi saja. Tim berkomitmen melakukan pemantauan dan pendampingan berkelanjutan bagi para mitra UMKM. Kontribusi ini diharapkan menjadi pemantik kemajuan ekonomi yang lebih luas di Kecamatan Tembalang, Semarang. (01).