Batang, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Posko 02 merealisasikan program lingkungan berkelanjutan dengan mendistribusikan tong pembakaran sampah minim asap di tujuh dukuh Desa Amongrogo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Rabu (18/02/2026).
Program ini menjadi tindak lanjut dari sosialisasi pengelolaan sampah yang telah dilaksanakan pada 14 Februari 2026.
Distribusi dilakukan langsung ke Dukuh Amongrogo, Padenokan, Maliyan, Manggisan, Kwangsan, Sindutan, dan Soko Sawit.
Selain penyerahan fasilitas, mahasiswa juga memberikan sosialisasi teknis serta praktik penggunaan alat kepada masyarakat.
Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan warga terhadap metode pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Pembakaran sampah terbuka selama ini kerap menimbulkan asap pekat yang berdampak pada kesehatan dan kenyamanan lingkungan.
Tong pembakaran sampah minim asap dirancang dengan sistem sirkulasi udara untuk mengurangi intensitas asap yang dihasilkan.
Inovasi ini diharapkan menjadi solusi sederhana namun efektif dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan prinsip kerja alat, jenis sampah yang dapat dibakar, serta tata cara penggunaan yang aman.
Warga juga menyaksikan langsung praktik pembakaran agar pemahaman lebih aplikatif.
Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab.
Salah satu warga Dukuh Manggisan menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan mahasiswa KKN dan berharap program ini dapat berjalan hingga akhir masa pengabdian.
Mahasiswa berharap distribusi tong pembakaran sampah minim asap ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Program ini sekaligus menegaskan komitmen KKN dalam menghadirkan solusi konkret dan berdampak jangka panjang bagi Desa Amongrogo.



