
KENDAL,Jatengnews.id – Puluhan nasabah berbondong – bondong mendatangi rumah Politisi Partai Golkar Kendal Mora Sandy Purwandono di Desa Ngabean Kecamatan Boja Kabupaten Kendal pada Jumat (27/3/2026).
Kedatangan mereka untuk menagih dana simpanan yang nilainya mencapai 30 Miliyar dan dijanjikan cair sebelum Lebaran, namun hingga kini belum juga diterima.
Diketahui Mora Sandy telah meninggalkan rumahnya selama lima belas hari sebelum Hari Raya Idul Fitri tanpa memberikan kabar atau keberadaannya secara jelas. Hilangnya oknum wakil rakyat memicu kemarahan para warga, yang merasa uang simpanan mereka di salah gunakan.
Puluhan nasabah yang merasa dirugikan berkumpul di halaman rumah sambil meneriakkan tuntutan. Mereka mendesak agar dana simpanan segera dikembalikan.
Aksi massa tersebut menjadi bentuk kekecewaan atas dugaan penggelapan dana yang nilainya mencapai puluhan juta hingga miliaran rupiah dari sejumlah nasabah.
Tetangga korban sekaligus nasabah koperasi Angga ketika di konfirmasi mengungkapkan, Bahwa terakhir melihat Mora Sandy seminggu sebelum Lebaran. Pada saat itu rumah beliau terlihat sepi tanpa aktivitas.
“Sudah seminggu sebelum Lebaran, kami tidak melihat Mas Mora Sandy dan keluarganya di rumah. Dan kami tidak tahu perginya entah kemana,” jelasnya
Ia juga mengaku menjadi korban dalam kasus ini. Angga telah menjadi nasabah koperasi sejak 2019 dan baru kali ini mengalami keterlambatan pencairan dana tersebut.
“Saya bergabung dari tahun 2019. Selama ini lancar, tapi baru sekarang seperti ini. Harapan kami sebagai nasabah semoga segera cepat terselesaikan supaya kondisi warga bisa tenang kembali,” jelasnya
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak fraksi partai golkar maupun sekretariat DPRD Kabupaten Kendal terkait permasalahan penggelapan dana nasabah Koperasi Bhakti Makmur Jaya Boja Kendal. (03)