Tak Cuma Berkebaya, Kartini di Semarang Diperingati Lewat Aksi Nyata Berdayakan Perempuan

Pemkot Semarang mengemasnya jadi agenda penguatan peran perempuan lewat talkshow, edukasi mental, hingga dorongan UMKM.

SEMARANG, Jatengnews.id – Peringatan Hari Kartini ke-147 di Kota Semarang, Selasa (21/4/2026), tak hanya diisi seremonial berkebaya dan apel.

Pemkot Semarang mengemasnya jadi agenda penguatan peran perempuan lewat talkshow, edukasi mental, hingga dorongan UMKM.

Mengusung tema _”Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi. Perempuan Berdaya, Semarang Semakin Hebat”_, peringatan ini dikaitkan langsung dengan lima arah pembangunan 2025–2030 di bawah Wali Kota Agustina Wilujeng: Semarang Bersih, Sehat, Cerdas, Makmur, dan Tangguh.

“Nanti akan ada pemotongan tumpeng oleh Wali Kota, lalu talkshow dengan peserta OPD dan organisasi wanita se-Kota Semarang,” ujar Kepala DP3A Kota Semarang Eko Krisnarto, Senin (20/4).

Talkshow menghadirkan dua pembicara: Psikolog Abimanyu, http://S.Psi, http://M.Psi yang membahas _Seni Mengelola Kesehatan Mental Perempuan_, dan Syanaz Nadya Winanto Putri yang mengangkat _Membangun Kepercayaan Diri: Kunci Sukses Perempuan Mandiri_.

Menurut Eko, momentum Kartini dipakai untuk mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan berbasis keluarga, pemberdayaan ekonomi lewat UMKM, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan ketahanan sosial.

Tujuannya tak hanya seremoni, tapi jadi sarana edukasi dan inspirasi. Mulai dari meningkatkan kesadaran soal kesetaraan gender, mendorong peran perempuan dalam pembangunan, hingga mendukung lima tagline kota.

“Meningkatkan kapasitas perempuan dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Serta menguatkan ketahanan keluarga dan masyarakat,” tegas Eko. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN