REMBANG, Jatengnews.id – Sebanyak lima keluarga di Kabupaten Rembang mendapat bantuan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Bank Jateng.
Bantuan senilai Rp15 juta untuk masing-masing penerima tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih aman dan nyaman.
Penerima bantuan berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Rembang, yakni Dwi Harsono dari Desa Jukung, Kecamatan Bulu; Sugito dari Desa Pomahan, Kecamatan Sulang; Baini dan Nyarini dari Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang; serta Suyadi dari Desa Sridadi, Kecamatan Rembang.
Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Bank Jateng Cabang Rembang, Kamis (11/6/2026). Bantuan yang berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng itu diserahkan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Rembang Mustain, S.H., M.M., bersama Pemimpin Bank Jateng Cabang Rembang Eviek Susandari.
Mustain mengatakan, program pemugaran RTLH menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.
“Bantuan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan kualitas rumah masyarakat agar memenuhi unsur keselamatan, kesehatan, dan kelayakan hunian,” ujarnya.
Ia menyebut, kebutuhan perbaikan rumah tidak layak huni di Kabupaten Rembang masih cukup banyak sehingga diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia perbankan.
Menurutnya, kontribusi Bank Jateng melalui dana CSR telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program tersebut juga disebut telah berjalan secara berkelanjutan setiap tahun.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Jateng yang terus mendukung program pemugaran RTLH di Kabupaten Rembang,” kata Mustain.
Ia juga mengajak pemerintah desa untuk aktif membantu warga penerima bantuan, terutama dalam proses administrasi hingga pelaksanaan pembangunan rumah.
Mustain berharap seluruh pihak dapat menjaga proses pelaksanaan bantuan agar berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Dukungan pemerintah desa sangat penting agar bantuan ini benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan dan pelaksanaannya berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara


