SEMARANG, Jatengnews.id – Aparat kepolisian terus memburu pelaku kasus pembakaran terhadap seorang anak di wilayah Semarang Utara. Hingga kini, pelaku yang diketahui merupakan paman korban masih dalam proses pencarian.
Kasatres PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) dan PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait keberadaan terduga pelaku.
“Ini masih proses pelimpahan, cuman kami sudah monitor. Untuk pamannya sendiri masih dilakukan penyelidikan untuk terduga pelakunya karena posisinya tidak di tempat,” ujarnya saat dihubungi awak media, Kamis (23/4/2026).
Saat ditanya apakah pelaku sudah masuk daftar buronan, Sriniti menegaskan, bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. “Masih penyelidikan,” katanya.
Polisi juga mengaku telah mengantongi sejumlah informasi terkait keberadaan pelaku, namun hingga kini belum membuahkan hasil.
“Sudah ada beberapa info, cuma belum. Masih proses pencarian,” tambahnya.
Dalam penanganan kasus ini, polisi telah memeriksa sedikitnya tiga orang saksi yang terdiri dari tetangga dan keluarga korban.
Sementara itu, dari informasi yang dihimpun, pelaku diketahui bekerja serabutan.
Di sisi lain, korban berinisial TN (15), warga Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Mas, telah mendapatkan pendampingan dari UPTD PPA Kota Semarang. Polisi juga bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi korban, baik secara fisik maupun psikologis.
“Korban sudah ada pendampingan. Kita kerja sama dengan mereka untuk pendampingan korban,” jelas Sriniti.
Terkait motif pelaku, polisi masih melakukan pendalaman. “Masih kita pelajari. Ini masih proses pelimpahan,” ujarnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 18 April 2026, sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Tambak Mulyo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara.
Saat itu, korban tengah duduk di depan rumah. Pelaku yang merupakan paman korban meminta korban untuk mandi, namun permintaan tersebut ditolak. Pelaku kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil botol air mineral berisi bensin.
Bensin tersebut disiramkan ke tubuh korban, lalu disulut menggunakan korek gas. Akibatnya, korban mengalami luka bakar pada bagian lengan dan punggung.
Korban yang berteriak meminta pertolongan kemudian dibantu oleh warga sekitar yang segera memadamkan api. Setelah itu, korban dilarikan ke RS Panti Wilasa Dr. Cipto Semarang menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat ini, kondisi korban masih dalam pemulihan dan mengalami trauma. Polisi masih menunggu keterangan lebih lanjut dari korban guna melengkapi proses penyelidikan.
Sementara itu, pelaku berinisial S (32) hingga kini masih dalam pencarian aparat kepolisian. (03)



