SEMARANG, Jatengnews.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah (UID Jateng) menegaskan komitmennya dalam mendukung emansipasi dan pemberdayaan perempuan guna memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April 2026.
Melalui penciptaan lingkungan kerja inklusif, PLN UID Jateng bertekad mencetak perempuan-perempuan berdaya yang siap menyongsong Generasi Emas 2026.
General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menyatakan bahwa unit kerjanya memberikan dukungan penuh serta ruang yang nyaman bagi seluruh kalangan, termasuk perempuan.
“Lebih dari 30% total pegawai kami adalah perempuan, dan 137 di antaranya telah menduduki jabatan struktural strategis. PLN, yang dahulu identik dengan citra ‘maskulin’ sebagai perusahaan teknik, kini bertransformasi menjadi rumah yang mendukung kaum perempuan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” jelas Bramantyo.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa transformasi budaya internal PLN sukses membuka ruang bagi perempuan untuk berkontribusi maksimal, baik sebagai pelaksana maupun pengambil keputusan strategis.
Salah satu Srikandi PLN, Indri Megananda, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas peran besar yang kini terbuka bagi perempuan. Saat ini, Indri menjabat sebagai Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukoharjo.
“Kini kami dapat berperan lebih bagi masyarakat dan bekerja di berbagai sektor tanpa diskriminasi. Kami pun mampu mengisi posisi yang dahulu hanya didominasi kaum lelaki. Kami merasa sangat aman bekerja karena dukungan peraturan pemerintah dan kebijakan internal, seperti kesetaraan karier, whistleblowing system, serta pencegahan pelecehan seksual,” ungkap Indri.
Indri menambahkan bahwa para “Kartini PLN” juga aktif mengabdi melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN Peduli maupun Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Sebagai ketua gerakan “Srikandi Movement” di PLN UID Jateng, Indri menggerakkan para pegawai, Tenaga Alih Daya (TAD), dan insan PLN perempuan untuk memberikan bantuan nyata kepada masyarakat.
Beberapa inisiatif yang telah berjalan antara lain, Homestead Farming: Program pencegahan stunting di Sekolah Sungai Siluk, Bantul (Desember 2024).
Kemandirian Warga Binaan: Pelatihan membatik dan kegiatan Fashion Show di Lapas IIA Semarang (Desember 2025).
Light Up The Dream: Pemberian bantuan pasang baru listrik gratis bagi warga tidak mampu yang terus berlanjut hingga saat ini.
Melalui berbagai inisiatif ini, PLN UID Jateng tidak hanya menyalakan listrik, tetapi juga menyalakan semangat emansipasi. Para Srikandi PLN membuktikan bahwa energi di tangan mereka tidak sekadar menggerakkan mesin, namun juga menggerakkan perubahan sosial yang nyata. (01).



