Alfamart Gandeng 6 UMKM Semarang, Produk Lokal Siap Masuk Gerai Ritel Modern

Kemitraan tersebut mencakup pemasaran produk, penyediaan lokasi usaha, penerimaan barang, promosi, hingga berbagai program pemberdayaan bagi pelaku UMKM

SEMARANG, Jatengnews.id – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan berpartisipasi dalam Temu Bisnis IKM Olahan Pangan Program Waras Ekonomi Kota Semarang 2026 yang digelar Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perindustrian Kota Semarang, di Gumaya Tower Hotel, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM dari berbagai sektor serta dihadiri Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Semarang.

Dalam kesempatan itu, Alfamart menandatangani kerja sama kemitraan dengan enam UMKM Kota Semarang yang telah lolos proses seleksi melalui rangkaian kegiatan business matching yang diselenggarakan Dinas Perindustrian Kota Semarang.

Kemitraan tersebut mencakup pemasaran produk, penyediaan lokasi usaha, penerimaan barang, promosi, hingga berbagai program pemberdayaan bagi pelaku UMKM.

Branch Manager Alfamart Semarang V, Daru Harjanto, mengatakan Alfamart membuka peluang seluas-luasnya bagi produk lokal untuk dipasarkan di jaringan toko Alfamart. Menurutnya, kerja sama ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Semarang dalam mendorong pertumbuhan UMKM.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin membantu memperluas pemasaran produk-produk unggulan khas Kota Semarang yang telah memenuhi proses seleksi, memiliki kualitas rasa yang baik, standar kemasan yang sesuai, serta legalitas usaha yang lengkap,” ujar Daru.

Ia menjelaskan, sinergi yang dibangun Alfamart tidak hanya sebatas membantu pemasaran produk, tetapi juga memberikan pendampingan dan pelatihan agar para pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas usaha dan daya saing produknya.

Hal tersebut sejalan dengan visi perusahaan sebagai jaringan distribusi ritel yang berorientasi pada pemberdayaan pengusaha kecil.

“Pelaku UMKM kami berikan kesempatan dan wawasan mengenai cara memasarkan produknya di Alfamart, sekaligus pelatihan agar mampu bersaing di pasar ritel modern,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang, Arwita Mawarti, mengatakan Temu Bisnis IKM Olahan Pangan menjadi wadah yang mempertemukan pelaku IKM dengan dunia usaha sebagai bagian dari percepatan implementasi Program Waras Ekonomi.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan quick win pertama dari Program Waras Ekonomi.

“Dalam kegiatan ini, sebanyak 10 pelaku usaha menandatangani kerja sama dengan 21 IKM. Kolaborasi tersebut mencakup lebih dari 40 produk unggulan lokal yang siap dipasarkan melalui berbagai mitra usaha,” kata Arwita.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengapresiasi terselenggaranya temu bisnis tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan optimisme pelaku UMKM dan IKM agar produknya semakin mudah menembus pasar, termasuk jaringan ritel modern.

Ia menambahkan, Program Waras Ekonomi akan terus diperkuat sebagai bagian dari arah pembangunan Kota Semarang pada 2027 yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor pariwisata.

Agustina berharap forum seperti ini mampu mempererat sinergi dan komunikasi antara pelaku usaha, investor, serta para pemangku kepentingan.

“Kami akan terus mendorong agar pada tahun 2027 semakin banyak kegiatan temu bisnis. Sebelumnya akan diawali dengan workshop, pitching, serta berbagai bentuk pendampingan agar para pelaku usaha benar-benar siap berkembang dan mampu bersaing,” pungkasnya. (01).

Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN