SEMARANG, Jatengnews.id – Kabar baik bagi masyarakat Jawa Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani Semarang menyatakan tidak ada potensi cuaca ekstrem di seluruh wilayah Jawa Tengah selama tiga hari ke depan, yakni 5–7 Agustus 2026.
Berdasarkan pembaruan Peringatan Dini Cuaca 3 Harian yang dirilis BMKG pada Rabu (5/8/2026) pukul 05.00 WIB, seluruh kategori peringatan dini menunjukkan status nihil.
Pada periode 5 Agustus 2026, tidak terdapat wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan level Waspada (hujan sedang hingga lebat), Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat), maupun Awas (hujan sangat lebat hingga ekstrem). BMKG juga tidak mengeluarkan peringatan dini angin kencang.
Kondisi serupa diprakirakan berlanjut pada 6 Agustus 2026. Seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah dipastikan tidak masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem ataupun angin kencang.
Sementara pada 7 Agustus 2026, BMKG kembali menyatakan status nihil untuk seluruh level peringatan dini. Artinya, hingga akhir periode prakiraan tiga harian, tidak ada wilayah di Jawa Tengah yang diprediksi mengalami potensi cuaca ekstrem.
Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala. Kondisi atmosfer bersifat dinamis sehingga prakiraan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu sesuai hasil pemantauan terbaru.
Masyarakat juga diharapkan selalu memperoleh informasi cuaca dari kanal resmi BMKG sebagai acuan dalam merencanakan aktivitas sehari-hari. (01).
Penulis: Shodiqin
Sumber: BMKG Ahmad Yani Semarang





