SEMARANG, Jatengnews.id – PT Powerindo Karya Perkasa menegaskan komitmennya membangun Gedung Polsek Semarang Timur sesuai gambar perencanaan dan spesifikasi teknis tanpa mengurangi kualitas pekerjaan selama proses konstruksi.
Komitmen tersebut disampaikan usai groundbreaking pembangunan Gedung Polsek Semarang Timur, Jumat (31/7/2026).
Perusahaan menargetkan proyek gedung dua lantai itu selesai dalam waktu lima bulan dengan pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan secara maksimal.
Direktur PT Powerindo Karya Perkasa, Dyah Rositasari, mengatakan pihaknya akan memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai desain yang telah disepakati bersama Polrestabes Semarang.
“Kami berkomitmen proyek ini tetap sesuai gambar dan spesifikasi tanpa perubahan selama pelaksanaan. Seluruh pekerjaan akan kami laksanakan semaksimal mungkin dengan tetap menjaga mutu sebagai bentuk amanah kepada pemberi kerja,” katanya.
Selain menjaga kualitas konstruksi, PT Powerindo Karya Perkasa juga menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama proyek berlangsung. Penggunaan alat pelindung diri (APD), pengaturan lalu lintas proyek, hingga kelengkapan sertifikasi material menjadi perhatian utama perusahaan.
CEO PT Powerindo Karya Perkasa, Maulana Hafid, mengatakan penerapan K3 mengacu pada standar yang selama ini diterapkan perusahaan dalam mengerjakan berbagai proyek berskala besar.
“K3 menjadi prioritas utama kami. Semua pekerja wajib menggunakan APD lengkap dan kami menargetkan zero accident selama proyek berlangsung,” ujar Maulana.
Ia menjelaskan tantangan terbesar proyek berada pada proses mobilisasi material karena lokasi pembangunan berada di jalur lalu lintas yang padat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, PT Powerindo Karya Perkasa telah berkoordinasi dengan Polsek Semarang Timur dalam pengaturan arus kendaraan selama distribusi material.
Pembangunan Gedung Polsek Semarang Timur dilakukan bersamaan dengan pembangunan Polsek Genuk. Kedua proyek tersebut diharapkan mampu menghadirkan fasilitas kepolisian yang lebih representatif sehingga mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kota Semarang.
Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi menjelaskan, pembangunan dua kantor polisi itu dibiayai melalui dana hibah dari Pemerintah Kota Semarang.
Selanjutnya gedung yang telah selesai dibangun akan dihibahkan kepada Polrestabes Semarang untuk digunakan sebagai kantor pelayanan masyarakat. Terkait pemilihan lokasi baru Polsek Semarang Timur karena merupakan lahan kosong dan sangat strategis untuk warga.
“Kalau Semarang Timur, lokasinya di tanah kosong dan aksesnya lebih mudah. Sedangkan untuk Genuk harus dilakukan pengurukan dan pemadatan tanah terlebih dahulu sebelum dibangun,” ujarnya.
Penulis : Jaka N
Editor : Alif Nazzala Rizqi


