Harga Pangan di Semarang Masih Terkendali, Agustina Sebut Kempling Semar Redam Kenaikan Harga Sayuran

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti langsung menginstruksikan pelaksanaan intervensi pasar melalui program Kempling Semar

SEMARANG, Jatengnews.id – Pemerintah Kota Semarang memastikan kondisi harga pangan pokok di wilayahnya masih relatif stabil meski terjadi kenaikan pada beberapa komoditas tertentu.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga, terutama pada komoditas sayuran, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti langsung menginstruksikan pelaksanaan intervensi pasar melalui program Kempling Semar (Ketahanan Pangan Keliling Semarang).

Kebijakan tersebut diambil setelah hasil pemantauan Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Kota Semarang bersama Tim Satgas Saber Harga dan Kualitas Pangan di Pasar Peterongan menunjukkan mayoritas kebutuhan pokok masyarakat masih berada pada level harga yang terkendali.

“Secara umum harga komoditas penting yang dipantau pemerintah masih relatif aman. Memang ada beberapa yang mengalami kenaikan, namun masih dalam batas yang dapat dikendalikan. Hanya bawang putih yang saat ini masih berada di atas harga acuan atau HET yang ditetapkan pemerintah,” ujar Agustina dikutip Rabu (10/06/2026).

Menyikapi laporan mengenai naiknya harga sayuran di Pasar Peterongan, Agustina meminta Dishanpan bergerak cepat melakukan intervensi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Kempling Semar. Program ini memanfaatkan armada keliling yang menjual berbagai kebutuhan pokok dan sayur mayur dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.

Selain intervensi langsung di lapangan, pemantauan harga pangan juga terus dilakukan secara intensif oleh Tim Satgas Saber Harga dan Kualitas Pangan yang melibatkan unsur Polrestabes Semarang, Dinas Perdagangan Kota Semarang, serta Bulog Kantor Wilayah Semarang.

Berdasarkan hasil monitoring terbaru, harga bawang merah menjadi komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan. Di Pasar Peterongan, harga bawang merah mencapai Rp55.000 per kilogram atau sekitar 30 persen di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan sebesar Rp41.500 per kilogram.

Sementara itu, harga komoditas lainnya masih berada dalam kisaran normal. Beras SPHP dijual Rp60.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp23.000 per liter, telur ayam ras Rp27.000 per kilogram, gula pasir Rp18.500 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, ayam potong Rp27.000 per kilogram, tomat Rp12.000 per kilogram, wortel Rp15.000 per kilogram, cabai keriting Rp35.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp55.000 per kilogram.

Menurut Agustina, lonjakan harga bawang merah masih dapat ditekan melalui berbagai langkah stabilisasi yang telah disiapkan pemerintah, termasuk operasi pasar dan distribusi pangan murah melalui Kempling Semar.

“Dari hasil pantauan di lapangan, harga pangan pokok masih dalam kategori aman. Memang bawang merah berada di atas HAP, namun kondisinya masih bisa dikendalikan melalui operasi pasar yang rutin dilakukan,” tegasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih, menyebut berbagai program stabilisasi pangan yang dijalankan Pemkot Semarang selama ini terbukti efektif menjaga keseimbangan harga sekaligus membantu pengendalian inflasi daerah.

“Hasil monitoring dan evaluasi dari Badan Pangan Nasional menunjukkan harga pangan di Kota Semarang relatif lebih stabil dibandingkan banyak daerah lain, sehingga mendukung upaya pengendalian inflasi,” kata Endang.

Untuk mengatasi kenaikan harga sayur mayur, Dishanpan juga menggandeng sejumlah mitra strategis guna memperkuat pasokan di pasar tradisional. Intervensi dilakukan melalui program PAK RAHMAN (Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman), kerja sama dengan Sayur Yuni, serta dukungan dari BUMD JTAB yang menyalurkan stok sayuran ke Pasar Peterongan.

“Pagi ini kami bersama para mitra telah menggelontorkan tambahan pasokan sayuran ke Pasar Peterongan. Harapannya ketersediaan barang meningkat sehingga harga sayuran kembali terkendali dan masyarakat tidak terbebani,” pungkas Endang.

Penulis      : Alif Nazzala Rizqi

Editor         : Jaka Nuswantara

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN