Beranda Daerah KKN UIN Walisongo Gelar Fun Islamic Competition untuk Kembangkan Bakat Anak di...

KKN UIN Walisongo Gelar Fun Islamic Competition untuk Kembangkan Bakat Anak di SD Ngawen

Lomba adzan, puisi Islami, dan mewarnai menjadi sarana edukatif untuk menumbuhkan kreativitas, kepercayaan diri, dan nilai-nilai keislaman pada anak.

KKN UIN WS Fun Islamic compettition
Mahasiswa KKN Reguler UIN Walisongo Semarang Posko 18 berfoto bersama peserta usai pelaksanaan Fun Islamic Competition di SD Ngawen, Kabupaten Demak, Sabtu (30/5/2026) (Foto: Dok KKN).

Demak, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler UIN Walisongo Semarang Posko 18 Desa Ngawen sukses menyelenggarakan Fun Islamic Competition di SD Ngawen, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) kelas 1 hingga kelas 6 sebagai sarana pengembangan kreativitas, bakat, dan karakter Islami anak.

Fun Islamic Competition merupakan salah satu program kerja KKN UIN Walisongo yang dirancang untuk memberikan ruang bagi anak-anak dalam mengekspresikan kemampuan mereka melalui kegiatan edukatif, kompetitif, dan menyenangkan. Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi lomba adzan, lomba baca puisi Islami, dan lomba mewarnai.

Sejak pagi hari, suasana SD Ngawen dipenuhi semangat para peserta yang hadir didampingi oleh orang tua dan guru. Antusiasme peserta terlihat dari kesungguhan mereka dalam mengikuti setiap tahapan perlombaan serta keberanian untuk tampil di hadapan dewan juri.

Koordinator KKN Posko 18 Desa Ngawen, Syafiq, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda.

“Melalui Fun Islamic Competition, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, serta belajar nilai-nilai Islam melalui kegiatan yang kreatif dan menyenangkan,” ujarnya.

Pada cabang lomba adzan, peserta menunjukkan kemampuan melantunkan adzan dengan suara yang merdu dan penuh penghayatan. Sementara itu, lomba baca puisi Islami menjadi sarana bagi peserta untuk mengekspresikan pesan-pesan keagamaan melalui seni sastra.

Di sisi lain, lomba mewarnai menghadirkan berbagai karya kreatif yang mencerminkan imajinasi dan kemampuan artistik para peserta.

Kepala SD Ngawen memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Fun Islamic Competition menjadi kegiatan yang positif karena mampu mendorong siswa untuk berani tampil, mengembangkan bakat, dan memperkuat karakter religius sejak usia dini.

“Kami sangat mengapresiasi mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 18 yang telah menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran yang menyenangkan untuk menumbuhkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, suasana kompetisi berjalan tertib, meriah, dan penuh keceriaan.

Para peserta tidak hanya berlomba untuk meraih prestasi, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam mengasah kemampuan, kreativitas, serta keberanian berbicara dan tampil di depan umum.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan piala, sertifikat, dan hadiah kepada para pemenang dari setiap kategori lomba. Penyerahan penghargaan berlangsung meriah dan disambut antusias oleh peserta maupun orang tua yang hadir.

Melalui Fun Islamic Competition, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 18 berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pendidikan karakter anak, meningkatkan kreativitas, serta menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.

Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang religius, inspiratif, dan menyenangkan bagi generasi muda.

Penulis: Tim Mahasiswa KKN
Editor: R. Dian Pramesti

Exit mobile version