Beranda Daerah Mahasiswa Asal Sragen Tewas Tertabrak Kereta Api Malioboro Express

Mahasiswa Asal Sragen Tewas Tertabrak Kereta Api Malioboro Express

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Petugas saat melalukan evakuasi terhadap korban. (Foto : Istimewa)
Petugas saat melalukan evakuasi terhadap korban. (Foto : Istimewa)

SRAGEN, Jatengnews.id – Seorang mahasiswa asal Kabupaten Sragen meninggal dunia setelah diduga tertemper Kereta Api Malioboro Express di jalur rel wilayah Kecamatan Sragen, Sabtu (13/6/2026) siang.

Korban diketahui bernama Tony Wanda A (26), warga Mojo Wetan, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen. Jenazah korban ditemukan di sekitar jalur rel KM 234+7/8 petak Masaran–Sragen dalam kondisi mengalami luka berat akibat benturan.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 12.10 WIB. Saat itu masinis KA 170B Malioboro Express relasi Purwokerto–Malang melaporkan adanya insiden tertemper orang di lintasan kereta menjelang memasuki Stasiun Sragen.

Mendapat laporan tersebut, petugas Stasiun Sragen bersama petugas pengamanan segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di tempat kejadian, petugas menemukan seorang laki-laki tergeletak di dekat rel dalam keadaan meninggal dunia.

Korban kemudian dievakuasi ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk keperluan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas dari Polres Sragen, Polsek Sragen Kota, serta tim Inafis yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap kronologi peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh penyidik, saat kejadian KA Malioboro Express melaju dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam karena akan memasuki area Stasiun Sragen untuk berhenti.

“Kami menerima informasi adanya seorang pria yang meninggal di dekat rel kereta api. Saat kami tiba dilokasi memang benar korban diduga tertemper kereta api,”ujar petugas kepolisian.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab korban berada di area jalur kereta api sebelum insiden terjadi.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Kasus tersebut kini masih dalam penanganan Polres Sragen.

Penulis      : Iwan Iswanda

Editor         : Alif Nazzala Rizqi

Exit mobile version