Jalan Provinsi di Wonogiri Dapat Tambahan Anggaran Rp42 Miliar, Perbaikan Dimulai Agustus 2026

total dana yang akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan jalan mencapai Rp42 miliar.

WONOGIRI, Jatengnews.id  – Pembangunan jalan provinsi di Kabupaten Wonogiri mendapat tambahan anggaran signifikan setelah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan dana melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) yang diterbitkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Semula, alokasi anggaran pembangunan jalan provinsi di Wonogiri hanya sebesar Rp9,4 miliar. Namun, setelah adanya tambahan anggaran dari Perkada, total dana yang akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan jalan mencapai Rp42 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan bahwa tambahan anggaran tersebut merupakan bagian dari alokasi Rp200 miliar yang disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.

“Di Kabupaten Wonogiri, anggaran awal yang ditambah alokasi dari Perkada menjadi Rp42 miliar untuk enam paket pekerjaan pada sejumlah ruas jalan provinsi,” kata Henggar saat meninjau ruas Jalan Ngadirojo–Giriwoyo, Senin (15/6/2026).

Menurut Henggar, beberapa ruas jalan yang menjadi prioritas pembangunan meliputi Jalan Ngadirojo–Biting yang berbatasan dengan Jawa Timur, Jalan Ngadirojo–Giriwoyo, serta Jalan Wonogiri–Manyaran–Blimbing yang menghubungkan wilayah perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ruas Jalan Ngadirojo–Biting memiliki panjang sekitar 40 kilometer dan menjadi jalur penghubung menuju Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sementara itu, Jalan Ngadirojo–Giriwoyo sepanjang kurang lebih 37 kilometer merupakan akses strategis yang terhubung langsung dengan jalan nasional menuju Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Henggar menjelaskan bahwa kondisi kemantapan jalan provinsi di Wonogiri mengalami penurunan cukup signifikan pada 2026. Tingkat kemantapan yang sebelumnya mencapai 92 persen kini turun menjadi 68 persen.

“Penurunan kondisi jalan dipengaruhi oleh usia jalan, tingginya lalu lintas kendaraan, curah hujan yang tinggi pada awal tahun, serta kondisi tanah yang relatif labil,” ujarnya.

Ia menambahkan, pekerjaan pembangunan dan perbaikan jalan direncanakan mulai dilaksanakan pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

“Bapak Gubernur menginginkan pembangunan jalan provinsi dipercepat. Dengan adanya tambahan anggaran ini, kami berharap kualitas jalan semakin baik dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” kata Henggar.

Sementara itu, Kepala Dinas DPUPR Kabupaten Wonogiri, Prihadi Ariyanto, menyampaikan apresiasi atas tambahan anggaran yang diberikan untuk pembangunan jalan provinsi di wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Wonogiri. Kami berharap pekerjaan dapat segera dilaksanakan sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Prihadi.

Dukungan juga datang dari masyarakat. Surya, warga Kecamatan Ngadirojo, mengaku senang dengan rencana perbaikan Jalan Ngadirojo–Giriwoyo yang selama ini banyak mengalami kerusakan.

“Ya, senang kalau dibangun. Selama ini banyak lubang yang cukup dalam dan sering membuat ban kendaraan bocor,” katanya.

Penulis : Jaka N

Editor : Shodiqin

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN