SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca Jawa Tengah malam ini hingga Sabtu pagi, 2 Agustus 2026 umumnya berawan. Sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan ringan.
Prakiraan berlaku selama 12 jam, mulai pukul 19.00 WIB, 1 Agustus 2026 sampai 07.00 WIB, 2 Agustus 2026.
Keadaan Umum: Berawan dan Dingin
Berdasarkan pantauan pukul 18.00 WIB, kondisi di Semarang terpantau cerah berawan. Angin bertiup dari arah Barat dengan kecepatan 6 km/jam. Suhu udara tercatat 29,6°C dengan kelembapan 79%.
Secara umum, cuaca Jateng diprediksi berawan. BMKG menyebut ada potensi hujan ringan di wilayah sebagian Pantura, Jawa Tengah timur dan sekitarnya antara awal malam hingga dini hari.
Suhu udara di Jateng berkisar 14°C sampai 30°C dan kelembapan 75% sampai 95%. Angin umumnya bertiup dari arah Timur Laut – Barat Daya dengan kecepatan 03 – 20 km/jam.
Prakiraan Cuaca Semarang
Khusus Kota Semarang, BMKG memprakirakan cuaca umumnya cerah berawan – berawan.
– Suhu: 23 – 29°C
– Kelembapan: 75 – 85%
– Angin: Timur Laut – Barat Daya, 03 – 20 km/jam
Beberapa Kota di Jateng Berpotensi Hujan Ringan. Wilayah yang diprakirakan diguyur hujan ringan antara lain: Boyolali, Sragen, Grobogan, Blora, Pati, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Batang, Pemalang, Brebes, Pekalongan, Tegal, dan Ambarawa.
Sementara wilayah yang diprakirakan berawan – cerah berawan meliputi Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Rembang, Kudus, Kendal, Kajen, Slawi, Magelang, Surakarta, Salatiga, Semarang, Bumiyayu, dan Majenang.
Kota terdingin diprakirakan terjadi di Banjarnegara dan Wonosobo dengan suhu terendah 14°C.
Kondisi Gelombang Laut
Untuk pelayaran, tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah berkisar 0.5 – 2.5 meter. Sedangkan di Perairan Selatan Jawa Tengah berkisar 1.25 – 2.5 meter.
Masyarakat diimbau membawa jas hujan atau payung jika beraktivitas malam hari, serta waspada terhadap jalan licin.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara


