SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang merilis prakiraan cuaca untuk sejumlah objek wisata sejarah dan wisata kota di Jawa Tengah yang berlaku mulai Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga Minggu, 21 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.
Berdasarkan prakiraan tersebut, mayoritas destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah diperkirakan mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan sepanjang hari. Kondisi ini dinilai cukup mendukung aktivitas wisata masyarakat yang berencana menghabiskan akhir pekan di berbagai destinasi sejarah maupun rekreasi keluarga.
Di kawasan wisata sejarah, Candi Borobudur diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21-30 derajat Celsius. Sementara Lawang Sewu Semarang diprediksi cerah pada pagi hari dan cerah berawan pada siang hingga malam hari dengan suhu mencapai 34 derajat Celsius.
Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Masjid Agung Demak, Museum Batik Pekalongan, Museum Manusia Purba Sangiran, serta Keraton Kasunanan Surakarta yang didominasi cuaca cerah berawan dengan suhu udara berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius.
Meski demikian, beberapa lokasi wisata memiliki potensi hujan ringan. Candi Gedong Songo Kabupaten Semarang diprakirakan mengalami hujan ringan pada siang hari dengan suhu udara 21-28 derajat Celsius. Sementara Saloka Park berpotensi diguyur hujan ringan pada siang hingga sore hari dengan suhu berkisar 21-27 derajat Celsius.
Di wilayah Temanggung, Taman Kyai Langgeng diprakirakan cerah berawan sepanjang hari dengan suhu 20-29 derajat Celsius. Sedangkan Pikatan Water Park memiliki suhu relatif sejuk, berkisar 19-27 derajat Celsius dengan kondisi cuaca cerah berawan.
Adapun Benteng Pendem Cilacap diperkirakan cerah berawan sepanjang hari dengan suhu udara antara 25-32 derajat Celsius, sehingga cukup nyaman untuk aktivitas wisata luar ruangan.
BMKG mengimbau masyarakat yang berencana berwisata untuk tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca terkini, terutama bagi pengunjung yang akan beraktivitas di kawasan pegunungan dan destinasi wisata terbuka yang berpotensi mengalami hujan lokal pada siang atau sore hari. (01).
Penulis: Shodiqin
Sumber: BMKG Ahmad Yani Semarang


