SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Jawa Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diprakirakan terjadi pada Minggu, 21 Juni 2026.
Berdasarkan peringatan dini cuaca BMKG periode 20-22 Juni 2026, Provinsi Jawa Tengah masuk dalam daftar wilayah berstatus Waspada pada 21 Juni 2026. Kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah.
BMKG menjelaskan, potensi dampak pada level waspada meliputi genangan air, luapan sungai, hingga tanah longsor yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di wilayah dataran tinggi, daerah aliran sungai, dan kawasan rawan bencana.
Selain Jawa Tengah, sejumlah wilayah lain yang juga berstatus waspada pada 21 Juni 2026 antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Maluku.
Sementara itu, pada 20 Juni 2026 Jawa Tengah tidak termasuk dalam wilayah yang mendapatkan peringatan dini hujan lebat. Namun pada periode peralihan musim seperti saat ini, masyarakat tetap diimbau mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat.
BMKG juga mengingatkan pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.
Warga yang tinggal di kawasan rawan banjir, longsor, maupun daerah dengan sistem drainase kurang baik diminta meningkatkan kesiapsiagaan, terutama saat hujan turun dalam durasi panjang disertai angin kencang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan segera melaporkan apabila terjadi kejadian bencana akibat cuaca ekstrem di wilayah masing-masing. (01).
Penulis: Shodiqin
Sumber: BMKG
