SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Tengah tidak berpotensi mengalami cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan, mulai 24 hingga 26 Juni 2026.
Berdasarkan informasi peringatan dini cuaca yang dirilis BMKG, seluruh kategori peringatan cuaca, baik level Waspada, Siaga, maupun Awas, tercatat nihil atau tidak ada wilayah yang berpotensi terdampak hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem selama periode tersebut.
Tak hanya itu, BMKG juga menyatakan tidak terdapat potensi peringatan dini angin kencang di seluruh wilayah Jawa Tengah hingga Jumat, 26 Juni 2026.
Dalam rincian yang dipublikasikan BMKG, pada 24 Juni 2026 tidak ada kabupaten maupun kota di Jawa Tengah yang masuk kategori Waspada, Siaga, atau Awas terhadap potensi hujan lebat. Kondisi serupa juga berlaku pada 25 Juni 2026 dan 26 Juni 2026.
Dengan tidak adanya wilayah yang masuk dalam kategori peringatan dini, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman. Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.
BMKG menjelaskan bahwa informasi peringatan dini ini menunjukkan nilai akumulasi curah hujan harian tertinggi pada tingkat kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Oleh karena itu, masyarakat tetap disarankan untuk mewaspadai potensi cuaca lokal yang dapat terjadi di beberapa wilayah meskipun tidak masuk dalam kategori peringatan dini.
Masyarakat dapat memperoleh informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG maupun Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang untuk mengetahui perkembangan kondisi cuaca di wilayah masing-masing. (01).
Penulis: Shodiqin
Sumber: BMKG Ahmad Yani Semarang


