SEMARANG, Jatengnews.id – Kualitas akademik Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali mendapat penguatan dengan lahirnya doktor baru dari lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK).
Kepala Program Studi (Kaprodi) S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) FTIK UIN Walisongo, Zulaikhah, resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka Promosi Doktor Pascasarjana UIN Walisongo, Senin (29/6/2026).
Sidang yang digelar di Ruang Promosi Doktor, Lantai 3 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag., yang bertindak sebagai Ketua Sidang sekaligus penguji.
Dalam ujian tersebut, Dr. Zulaikhah, M.Pd., M.Ag. mempresentasikan penelitian berjudul “Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran Kontekstual dan Berdiferensiasi: Studi di MI Nurul Islam dan MI Al Khoiriyyah 02 Semarang.”
Disertasi itu mengkaji bagaimana penerapan pembelajaran kontekstual yang menghubungkan materi dengan kehidupan nyata siswa dapat dipadukan dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Model tersebut dinilai mampu menjawab keberagaman kemampuan, karakter, serta kebutuhan belajar peserta didik di tingkat madrasah ibtidaiyah (MI).
Penelitian ini menjadi perhatian karena sejalan dengan perkembangan dunia pendidikan yang semakin menekankan pembelajaran aktif, kreatif, dan berpusat pada siswa. Melalui pendekatan tersebut, peserta didik didorong tidak hanya memahami materi, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi berbagai persoalan.
Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag., mengapresiasi capaian akademik yang diraih Dr. Zulaikhah. Menurutnya, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Islam, khususnya di lingkungan madrasah.
“Keberhasilan ini menjadi energi baru bagi mutu akademik UIN Walisongo, khususnya di lingkungan FTIK. Sebagai pimpinan program studi, capaian doktor ini diharapkan semakin memperkuat keilmuan dan kepemimpinan dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam,” ujar Prof. Musahadi.
Sidang promosi doktor tersebut menghadirkan sejumlah akademisi sebagai dewan penguji, di antaranya Prof. Dr. H. Abdul Rohman, M.Ag., Prof. Dr. H. Fatah Syukur, M.Ag., Dr. Saminanto, S.Pd., M.Sc., Dr. H. Benny Kurniawan, M.Pd.I., Dr. H. Ismail, M.Ag., Dr. H. Karnadi, M.Pd., serta Dr. H. Abdul Wahid, M.Ag.
Prosesi yang berlangsung pukul 13.30 hingga 15.00 WIB itu ditutup dengan ucapan selamat dari jajaran pimpinan universitas, kolega FTIK, dan keluarga besar promovenda.
Dengan bertambahnya doktor baru di bidang Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), UIN Walisongo Semarang terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi berbasis riset yang mendorong inovasi pendidikan Islam sesuai kebutuhan zaman.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara


