SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan sebagian besar objek wisata alam di Jawa Tengah akan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan pada Minggu (5/7/2026).
Prakiraan cuaca ini berlaku mulai Minggu, 5 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga Senin, 6 Juli 2026 pukul 07.00 WIB. Kondisi tersebut dinilai cukup mendukung aktivitas wisata, terutama di kawasan pegunungan maupun dataran tinggi.
Di kawasan Dieng Plateau dan Sikunir, Wonosobo, cuaca diperkirakan cerah pada pagi hari, kemudian berubah menjadi cerah berawan hingga malam. Suhu udara berkisar antara 16–21 derajat Celsius, sehingga wisatawan disarankan membawa jaket karena udara tetap terasa dingin.
Sementara itu, Tawangmangu, Karanganyar diprakirakan cerah pada pagi hari dan cerah berawan pada siang hingga malam dengan suhu 17–24 derajat Celsius.
Di kawasan wisata Baturraden, Banyumas, cuaca diprediksi cerah berawan pada pagi dan siang hari, kemudian berawan pada malam hingga dini hari. Suhu udara berada di kisaran 18–23 derajat Celsius.
Kondisi serupa juga terjadi di Guci, Tegal, dengan cuaca cerah berawan hingga berawan dan suhu relatif sejuk, yakni 18–21 derajat Celsius.
Untuk destinasi Kebun Teh Kaligua, Brebes, BMKG memprakirakan cuaca cerah berawan pada pagi hari, lalu berawan hingga dini hari dengan suhu 19–23 derajat Celsius.
Sementara itu, kawasan Wisata Colo, Kudus diperkirakan menikmati cuaca cerah sepanjang pagi dan sore, diselingi cerah berawan pada siang serta malam hari. Suhu berkisar 23–29 derajat Celsius.
Di Desa Wisata Selo dan Wisata Tlatar, Boyolali, cuaca juga didominasi cerah hingga cerah berawan dengan suhu masing-masing 17–23 derajat Celsius dan 22–29 derajat Celsius.
Adapun Bledug Kuwu, Grobogan diprediksi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan dengan suhu paling tinggi mencapai 31 derajat Celsius, sedangkan Omah Kendeng, Pati diperkirakan cerah sepanjang hari dengan suhu 24–30 derajat Celsius.
BMKG mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap memantau pembaruan prakiraan cuaca sebelum berangkat. Meski mayoritas wilayah diprediksi cerah, perubahan cuaca tetap dapat terjadi, terutama pada sore hingga malam hari di sejumlah kawasan pegunungan.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara


