KARANGANYAR, Jatengnews.id – Muh Samsuri kembali dipercaya memimpin Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) sebagai rektor untuk masa jabatan 2026–2030.
Pelantikan berlangsung di Auditorium UMUKA, Selasa (14/7/2026), dan dihadiri jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, unsur Persyarikatan Muhammadiyah, Forkopimda Karanganyar, serta sivitas akademika.
Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto, berharap UMUKA mampu berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah terkemuka di kawasan Solo Raya.
“Harapannya UMUKA bisa terus maju dan berkembang. Paling tidak nanti bisa menjadi saudara kembarnya UMS. Kalau UMS sekarang sudah maju, harapannya UMUKA juga bisa sebesar itu sehingga sama-sama mengembangkan Muhammadiyah di Surakarta,” ujarnya.
Menurut Agung, perkembangan UMUKA dalam lima tahun terakhir tergolong sangat pesat. Kampus yang baru berusia lima tahun tersebut kini telah memiliki 25 program studi. Meski demikian, ia mengingatkan masih ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk jenjang kepangkatan akademik dosen.
Senada dengan itu, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, menegaskan bahwa periode kedua kepemimpinan Muh Samsuri merupakan amanah besar untuk membawa UMUKA menjadi perguruan tinggi yang semakin berkualitas.
Majelis Diktilitbang, kata dia, menitipkan tiga agenda utama, yakni memperkuat ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam tata kelola kampus, mempercepat transformasi kelembagaan melalui pengembangan infrastruktur dan jejaring kerja sama, serta meningkatkan kualitas akademik melalui penguatan akreditasi dan peningkatan dampak nyata bagi masyarakat.
“Perguruan tinggi harus hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Itu yang terus kami dorong agar UMUKA menjadi kampus yang unggul, berdampak, dan diminati masyarakat,” katanya.
Ahmad juga menyebut UMUKA sebagai salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Dari 165 perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ada saat ini, UMUKA dinilai menunjukkan perkembangan kelembagaan dan jejaring yang sangat pesat sehingga optimistis mampu terus berkembang pada periode kedua kepemimpinan Muh Samsuri.
Sementara itu, Muh Samsuri menegaskan arah kepemimpinannya pada periode 2026–2030 akan berbeda dibandingkan periode pertama. Jika sebelumnya fokus pada peletakan fondasi dan pembukaan program studi baru, kini prioritas utama dialihkan pada peningkatan kualitas kelembagaan dan sumber daya manusia.
“Kalau periode pertama kami meletakkan pondasi dan memperluas akses. Sekarang fokus kami adalah menguatkan apa yang sudah ada, baik dari sisi kelembagaan maupun sumber daya manusia,” jelasnya.
Penulis : Iwan Iswanda
Editor : Jaka N


