Kronologi Kecelakaan KA Petikemas di Perlintasan Kokrosono Semarang, Satu Anak Meninggal Dunia

Insiden tersebut mengakibatkan satu anak meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.

SEMARANG, Jatengnews.id  – Kecelakaan antara sepeda motor dan Kereta Api (KA) Petikemas terjadi di perlintasan sebidang Kokrosono, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Senin (20/7/2026) pagi.

Insiden tersebut mengakibatkan satu anak meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan informasi dari Satlantas Polrestabes Semarang, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.50 WIB di perlintasan kereta api Kokrosono.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Untung, mengatakan sepeda motor Honda Supra X 125 yang dikendarai Rujito (45) melaju dari arah utara atau Erowati menuju selatan atau Indraprasta.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara diduga tetap melintas meski palang pintu perlintasan telah tertutup dan sirene peringatan sudah berbunyi. Pada waktu bersamaan, KA Petikemas Nomor 2528 relasi Tanjung Priok–Surabaya melintas dari arah barat menuju timur hingga tabrakan tidak dapat dihindari.

“Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengendara menerobos palang pintu kereta api yang sudah menutup dan sirene peringatan sudah berbunyi. Pada saat bersamaan melintas Kereta Api Petikemas Nomor KA 2528 relasi Tanjung Priok-Surabaya dari arah barat menuju timur sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Untung.

Kereta api tersebut dikemudikan masinis Prayogo S (39) dengan didampingi asisten masinis Nofen N (32).

Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor, Rujito (45), mengalami cedera kepala dan saat ini menjalani perawatan di RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Sementara itu, seorang penumpang berinisial Zafran I (12), yang masih berstatus pelajar, juga mengalami cedera kepala dan masih mendapatkan perawatan di rumah sakit yang sama.

Korban lainnya, Hafizh R (9), meninggal dunia setelah mengalami cedera kepala saat menjalani perawatan medis di RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Sebelumnya, PT KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa masinis telah membunyikan klakson lokomotif secara berulang sebagai peringatan sebelum tabrakan terjadi. Setelah insiden, rangkaian KA Petikemas sempat dihentikan untuk pemeriksaan sarana sebelum akhirnya kembali melanjutkan perjalanan setelah dinyatakan aman.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Satlantas Polrestabes Semarang juga kembali mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintasi perlintasan sebidang ketika palang pintu telah tertutup maupun saat sirene peringatan berbunyi guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

Penulis : M Kamal

Editor : Jaka N

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN