Pemuda di Semarang Utara Dibacok Orang Tak Dikenal, Telinga Korban Nyaris Putus

Peristiwa itu terjadi saat korban baru keluar rumah untuk membeli minuman di sebuah warung.

SEMARANG, Jatengnews.id – Seorang pemuda berinisial JTR (20) menjadi korban dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam di kawasan Purwogondo Timur, Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 03.04 WIB.

Peristiwa itu terjadi saat korban baru keluar rumah untuk membeli minuman di sebuah warung. Tanpa diduga, dua orang yang berboncengan sepeda motor datang dan langsung melakukan penyerangan.

Saudara korban yang meminta identitasnya disamarkan, Kaka, mengatakan salah satu pelaku turun dari sepeda motor sambil membawa celurit dan mengejar adiknya.

“Baru di depan rumah, tiba-tiba datang dua orang berboncengan motor. Salah satunya turun sambil membawa celurit dan langsung mengejar adik saya,” ujar Kaka kepada Jatengnews.id.

Sebelum menyerang korban, pelaku disebut sempat mengayunkan senjata tajam ke arah teman JTR yang berada di lokasi. Namun, serangan tersebut tidak mengenai sasaran.

Pelaku kemudian mengejar JTR hingga berhasil membacok bagian telinga kirinya. Akibatnya, korban mengalami luka berat dengan kondisi telinga nyaris putus.

“Bagian telinganya kena bacokan sampai hampir putus. Untungnya korban sempat menghindar. Kalau tidak, mungkin lukanya bisa lebih parah,” katanya.

Karena kejadian berlangsung saat dini hari dan situasi lingkungan masih sepi, tidak ada warga yang sempat memberikan pertolongan. Setelah pelaku melarikan diri, korban meminta bantuan temannya untuk diantar ke RSUP Dr. Kariadi Semarang guna mendapatkan perawatan medis.

“Korban langsung dibawa ke Kariadi untuk mendapat perawatan. Sekarang sudah ditangani pihak rumah sakit,” ujarnya.

Pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian dan berharap pelaku segera ditangkap.

Kaka mengaku memiliki dugaan terkait motif penyerangan tersebut. Namun, ia menegaskan dugaan itu belum dapat dipastikan dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat kepolisian.

“Dugaan itu ada, tetapi kami tidak ingin mengaitkan dulu karena belum ada kepastian. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk mengungkap motif dan pelakunya,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Utara Kompol Heri Sumuarto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, kasus itu masih dalam penyelidikan oleh penyidik.

Ia juga meminta agar konfirmasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus dilakukan kepada Polrestabes Semarang. Hingga berita ini diturunkan, polisi belum mengungkap identitas pelaku maupun motif penyerangan.

Penulis : M Kamal

Editor : Jaka N

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN