KKN UIN Walisongo Edukasi Siswa SD di Tanjungsari Kendal, Bullying Bukan Sekadar Candaan

Melalui video edukasi, kuis interaktif, dan komitmen bersama, mahasiswa KKN UIN Walisongo mengajak siswa berani menghentikan perundungan sejak usia dini.

Kendal, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT UIN Walisongo Semarang Posko 160 menggelar sosialisasi pencegahan bullying bagi siswa SDN Tanjungsari 1, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya perundungan sekaligus membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Sosialisasi diikuti siswa kelas IV, V, dan VI mulai pukul 08.00 WIB. Pemilihan peserta dari kelas atas sekolah dasar dilakukan agar materi yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk perundungan, dampaknya bagi korban maupun pelaku, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah. Penyampaian materi dikemas dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh peserta.

Untuk meningkatkan partisipasi siswa, kegiatan dipadukan dengan pemutaran video edukasi, sesi tanya jawab, serta kuis berhadiah. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya siswa yang aktif bertanya dan menjawab pertanyaan selama sosialisasi berlangsung.

Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Ilzam Tsani, mengatakan edukasi ini merupakan upaya menanamkan pendidikan karakter sejak usia dini.

“Bullying sering kali dianggap sebagai hal yang biasa oleh anak-anak, padahal dapat menimbulkan dampak yang cukup besar bagi korban maupun pelaku. Melalui kegiatan ini kami berharap siswa dapat memahami pentingnya saling menghargai, menghormati, dan menjaga hubungan baik dengan teman-temannya,” ujarnya.

Pihak SDN Tanjungsari 1 menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap edukasi mengenai pencegahan bullying dapat terus diberikan kepada peserta didik. Menurut pihak sekolah, penanaman nilai toleransi, empati, dan kepedulian menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan bebas dari perundungan.

Sebagai penutup, seluruh siswa diajak menyatakan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk bullying di lingkungan sekolah. Kegiatan kemudian diakhiri dengan pembagian hadiah kuis, pembagian makanan ringan, dan sesi foto bersama.

Melalui program ini, mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Posko 160 berharap kesadaran siswa terhadap pentingnya saling menghormati semakin meningkat sehingga tercipta budaya sekolah yang lebih aman, inklusif, dan ramah bagi seluruh peserta didik.

Penulis: Tim Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Posko 160
Editor: R. D. Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN