Demak, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang menggelar edukasi Stop Bullying di SD Negeri Mrisen 02, Desa Mrisen, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya perundungan sekaligus menanamkan karakter saling menghargai dan menghormati sejak usia dini.
Edukasi diikuti oleh seluruh siswa SD Negeri Mrisen 02 dan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, permainan edukatif, serta simulasi sederhana.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak mengenali berbagai bentuk bullying serta memahami langkah yang tepat ketika mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan.
Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa ejekan, penghinaan, pengucilan, maupun tindakan yang menyakiti perasaan orang lain.
Melalui materi yang disampaikan, siswa didorong untuk memiliki sikap empati, menghargai perbedaan, serta berani menolak segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah.
Salah satu mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang mengatakan bahwa edukasi ini merupakan bagian dari upaya membangun karakter peserta didik agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
“Bullying sering kali dianggap sebagai candaan, padahal dampaknya dapat memengaruhi kesehatan mental, rasa percaya diri, hingga prestasi belajar anak. Melalui sosialisasi ini kami berharap siswa mampu memahami pentingnya saling menghargai, berteman dengan baik, dan berani melaporkan apabila melihat ataupun mengalami tindakan bullying,” ujarnya.
Pihak SD Negeri Mrisen 02 mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut salah satu guru, edukasi mengenai pencegahan bullying menjadi bekal penting bagi siswa untuk membangun budaya sekolah yang positif dan saling menghormati.
“Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, para siswa dapat menerapkan sikap saling menghormati, tidak mengejek teman, serta bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” ungkap salah satu guru SD Negeri Mrisen 02.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan edukatif, serta berpartisipasi dalam simulasi yang diberikan oleh mahasiswa KKN.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang berharap siswa SD Negeri Mrisen 02 semakin memahami pentingnya menghargai sesama, mengendalikan emosi, serta membangun hubungan pertemanan yang sehat.
Edukasi stop bullying diharapkan menjadi langkah preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN UIN Walisongo
Editor: R. D. Pramesti


