DEMAK, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPGRIS mendampingi pengembangan UMKM rengginang milik Umi Nursiha di Desa Brambang, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak.
Pendampingan tersebut dilakukan untuk memperluas pemasaran rengginang yang telah diproduksi sejak 2015. Selama ini, penjualan masih mengandalkan sistem titip jual kepada tetangga dan pasar lokal.
Koordinator KKN Desa Brambang, Fauzun Dwi Saputra, mengatakan produk rengginang milik Umi Nursiha memiliki kualitas yang baik dan cita rasa khas. Namun, pemasaran yang masih konvensional membuat jangkauan konsumennya terbatas.
“Rengginang Ibu Umi Nursiha ini sudah berproduksi sejak 2015 dan punya kualitas produk yang bagus. Selama ini pemasarannya masih sangat konvensional. Karena itu, kami hadir untuk membantu memperkuat branding, serta mendampingi pemasaran digital agar produk ini bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Fauzun.
Program pendampingan diawali dengan observasi pada Selasa (4/8/2026). Mahasiswa kemudian menyusun sejumlah program, di antaranya pembuatan logo, desain banner usaha, serta edukasi pemasaran melalui platform digital.
Rengginang tersebut dijual Rp12.000 per bungkus berisi 10 biji. Sementara harga eceran dipatok Rp1.500 per biji.
Umi Nursiha mengaku selama ini belum pernah memasarkan produknya secara online. Ia berharap pendampingan mahasiswa KKN dapat membantu meningkatkan penjualan.
“Selama ini saya hanya menitipkan rengginang di tetangga dan dibawa suami untuk dijual di pasar, belum pernah memasarkan secara online. Saya sangat bersyukur ada adik-adik KKN yang membantu. Semoga setelah dibantu pembuatan desain banner dan diedukasi promosi online, produk rengginang saya bisa makin dikenal dan penjualannya meningkat,” kata Umi.
Melalui pendampingan tersebut, UMKM rengginang diharapkan memiliki branding yang lebih profesional sekaligus mampu memanfaatkan pemasaran digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan perekonomian keluarga.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Jaka
