Beranda Daerah Mahasiswa KKN Undip Kenalkan TOGA kepada Siswa SDN Karang Klaten melalui Praktik...

Mahasiswa KKN Undip Kenalkan TOGA kepada Siswa SDN Karang Klaten melalui Praktik Menanam

Mahasiswa KKN Undip turut memberikan pemahaman mengenai manfaat tanaman serta pentingnya merawatnya agar dapat tumbuh dengan baik.

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) mengajak siswa sekolah dasar di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, untuk mengenal dan mempraktekkan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada 30 Juli 2026.
Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) mengajak siswa sekolah dasar di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, untuk mengenal dan mempraktekkan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada 30 Juli 2026. (Foto : Dok KKN)

KLATEN, Jatengnews.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) mengajak siswa sekolah dasar di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, mengenal sekaligus mempraktikkan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Kegiatan yang digelar pada 30 Juli 2026 di SDN Karang tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan pemanfaatan tanaman kepada anak-anak melalui pembelajaran yang interaktif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Sebanyak 24 siswa kelas 4, 5, dan 6 mengikuti kegiatan dengan antusias. Tidak hanya memperoleh materi mengenai TOGA, para siswa juga diajak mengenal berbagai tanaman yang dapat ditemukan dan dibudidayakan di lingkungan sekitar, seperti jahe, kunyit, serai, kencur, dan daun mint.

Mahasiswa KKN Undip turut memberikan pemahaman mengenai manfaat tanaman serta pentingnya merawatnya agar dapat tumbuh dengan baik.

Primo Rafay Adikara, mahasiswa S-1 Program Studi Agribisnis yang tengah melaksanakan KKN di Desa Karang, mengatakan praktik secara langsung menjadi bagian penting dalam proses pengenalan tanaman kepada anak-anak.

“Anak-anak tidak hanya perlu mengetahui nama dan manfaat tanaman, tetapi juga perlu diberikan pengalaman bagaimana cara menanam dan merawat TOGA secara langsung,” ujar Primo.

Setelah memperoleh pengenalan mengenai TOGA, siswa kemudian diajak mengikuti praktik penanaman. Mahasiswa KKN terlebih dahulu memberikan contoh tahapan sederhana, mulai dari menyiapkan wadah dan media tanam, menempatkan tanaman, hingga melakukan penyiraman.

Selanjutnya, para siswa diberi kesempatan untuk mempraktikkan proses penanaman secara langsung. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar mengenai tanaman, tetapi juga memahami bahwa proses menanam membutuhkan ketelatenan dan perawatan secara berkelanjutan.

Tanaman yang telah ditanam tidak cukup hanya disiram, tetapi juga perlu dirawat dan diperhatikan agar dapat tumbuh dengan optimal. Pesan tersebut menjadi salah satu pembelajaran penting yang disampaikan mahasiswa KKN kepada para siswa.

Kegiatan penanaman TOGA ini juga sejalan dengan sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya SDG 1 Tanpa Kemiskinan, SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 15 Ekosistem Daratan.

Melalui edukasi dan praktik langsung, siswa mendapatkan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus dikenalkan pada pemanfaatan sumber daya lokal secara bijak dan berkelanjutan.

Mahasiswa KKN Undip berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap tanaman dan lingkungan sejak usia dini. Selain itu, siswa diharapkan mampu melihat bahwa berbagai tanaman yang tumbuh di sekitar rumah tidak sekadar menjadi bagian dari lingkungan, tetapi juga memiliki manfaat bagi kehidupan.

Dengan pendekatan belajar sambil praktik, pengenalan TOGA diharapkan menjadi pengalaman edukatif yang menyenangkan sekaligus mendorong anak-anak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menerapkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.





Penulis   : Tim Mahasiswa KKN

Editor    : Alif Nazzala Rizqi

Exit mobile version