Mahasiswa KKN Tematik UNDIP Hadirkan Drop-Box Stasiun Pilah Sampah, Dukung Kampung Iklim di Mijen

Inovasi tersebut berangkat dari kepedulian mahasiswa terhadap persoalan pengelolaan sampah rumah tangga, terutama sampah pekarangan yang masih berpotensi dibakar secara terbuka oleh sebagian masyarakat.

SEMARANG, Jatengnews.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Diponegoro (UNDIP) IDBU-52 Kelurahan Mijen menghadirkan inovasi Drop-Box Stasiun Pilah Sampah di RW 6, Kelurahan Mijen, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Fasilitas tersebut dihadirkan untuk mendorong kebiasaan masyarakat memilah sampah sejak dari sumbernya sekaligus mendukung keberlanjutan program Kampung Iklim di wilayah tersebut.

Program yang berlangsung pada 8 Juli hingga 19 Agustus 2026 itu diwujudkan melalui pembangunan fasilitas pemilahan sampah komunal yang dilengkapi papan edukasi mengenai jenis sampah dan tata cara pemilahannya. Serah terima fasilitas kepada masyarakat dilaksanakan pada 5 Agustus 2026 dengan melibatkan mahasiswa KKN, warga RW 6, serta pihak terkait di lingkungan setempat.

Inovasi tersebut berangkat dari kepedulian mahasiswa terhadap persoalan pengelolaan sampah rumah tangga, terutama sampah pekarangan yang masih berpotensi dibakar secara terbuka oleh sebagian masyarakat.

Padahal, pembakaran sampah dapat menimbulkan polusi udara, mengganggu kesehatan, sekaligus meningkatkan risiko kebakaran di lingkungan permukiman.

RW 6 Kelurahan Mijen sebelumnya telah memiliki bank sampah dan fasilitas pengolahan sampah organik melalui program Teba Modern. Namun, keberadaan sarana pemilahan sampah komunal yang mudah dijangkau warga masih menjadi kebutuhan.

Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN Tematik UNDIP menghadirkan Drop-Box Stasiun Pilah Sampah sebagai titik awal pemilahan sampah dari sumbernya.

Fasilitas ini memiliki tiga kategori utama, yakni sampah daun dan sampah pekarangan, kemasan plastik dan kaleng, serta kertas dan kardus bersih.

Selain tempat pengumpulan, mahasiswa juga memasang media edukasi bertajuk “Kenali Jenisnya, Masukkan ke Tempatnya”. Papan tersebut memberikan panduan sederhana mengenai jenis sampah yang dapat dikumpulkan, kondisi sampah sebelum dibuang, hingga jenis sampah yang belum dapat diterima.

Dengan informasi yang lebih mudah dipahami dan lokasi pengumpulan yang berada di lingkungan warga, masyarakat diharapkan semakin terbiasa memilah sampah sebelum masuk ke proses pengolahan selanjutnya.

Program Drop-Box Stasiun Pilah Sampah tidak sekadar berfokus pada pembangunan fasilitas fisik. Lebih dari itu, mahasiswa ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat agar pengelolaan sampah dimulai dari rumah masing-masing.

Output kegiatan berupa satu unit Drop-Box Stasiun Pilah Sampah yang dilengkapi label kategori dan papan edukasi. Fasilitas tersebut sekaligus menjadi sarana pendukung bagi keberlanjutan program bank sampah yang telah berjalan di RW 6.

Sebelum program dilaksanakan, warga belum memiliki fasilitas pemilahan komunal yang dilengkapi informasi visual mengenai kategori sampah. Kini, masyarakat memiliki titik pengumpulan bersama yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola sampah secara lebih terarah.

Kolaborasi Mahasiswa dan Warga

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Tematik UNDIP berkolaborasi dengan masyarakat RW 6 untuk menentukan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan setempat.

Antusiasme warga terlihat dalam proses pemasangan hingga serah terima fasilitas. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar sarana tersebut tidak hanya berfungsi secara fisik, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Penanggung jawab program, Muhammad Ali Husain, mengatakan fasilitas tersebut diharapkan menjadi langkah sederhana yang mampu memberikan dampak jangka panjang.

“Melalui fasilitas ini, kami berharap masyarakat semakin mudah dalam memilah sampah sejak dari rumah. Pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi merupakan kebiasaan bersama yang dimulai dari lingkungan terkecil,” ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan KKNT IDBU-52, Prof. Dr.-Ing. Ir. Suherman, S.T., M.T. dan Satriyo Adhy, S.Si., M.T., turut mendukung pelaksanaan program mahasiswa dalam menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kehadiran Drop-Box Stasiun Pilah Sampah di RW 6 Kelurahan Mijen menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendorong pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.

Melalui fasilitas tersebut, mahasiswa KKN Tematik UNDIP berharap budaya memilah sampah dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat upaya mewujudkan Kampung Iklim yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kelurahan Mijen.



Penulis  : Tim Mahasiswa KKN

Editor     : Alif Nazzala Rizqi

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN