SALATIGA, Jatengnews.id — Upaya pencegahan stunting terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.
Mahasiswa KKN Undip Reguler Tim II Kelurahan Pulutan turut mengambil peran dengan menjalankan rangkaian program pengentasan stunting yang menggabungkan edukasi, pengumpulan data, hingga penyediaan media informasi bagi masyarakat.
Program yang berlangsung sejak awal hingga pertengahan Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Tiga kegiatan utama dirancang untuk saling melengkapi, yakni edukasi gizi bagi siswa sekolah dasar, survei faktor determinan stunting bersama Puskesmas, serta penyusunan booklet pencegahan stunting untuk orang tua bayi dan balita.
Stunting sendiri tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik anak yang memiliki tinggi badan di bawah standar usianya. Kekurangan gizi kronis yang menyebabkan gagal tumbuh juga dapat memengaruhi perkembangan anak, termasuk kemampuan kognitif, sehingga berpotensi berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang.
Langkah pertama dilakukan pada Sabtu (1/8/2026) melalui kegiatan Sosialisasi Edukasi Gizi di SDN 02 Pulutan. Kegiatan tersebut menyasar siswa kelas 1 hingga 3 dengan materi yang disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan mudah dipahami sesuai dengan usia peserta.
Mahasiswa KKN mengajak para siswa mengenal pentingnya makanan bergizi dan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Edukasi tersebut diharapkan dapat membangun pemahaman bahwa pemenuhan gizi merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Tidak berhenti pada penyampaian materi, mahasiswa juga memasang poster edukasi gizi di lingkungan sekolah. Media tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi siswa sekaligus sumber informasi yang dapat diakses warga sekolah setelah kegiatan sosialisasi selesai.
Langkah kedua dilakukan dengan pendekatan berbasis data. Mahasiswa KKN menggandeng Puskesmas Sidorejo Lor untuk melakukan survei terhadap berbagai faktor determinan yang berkaitan dengan tingginya persentase stunting di Kelurahan Pulutan.
Survei dilaksanakan pada 7 hingga 15 Agustus 2026. Data yang diperoleh selanjutnya diolah menjadi forecasting dan storyboard yang ditujukan kepada para pemangku kepentingan.
Hasil pengolahan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi di lapangan sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan strategi intervensi penanganan stunting di Kelurahan Pulutan.
Pendekatan ini menjadi penting karena upaya penanganan stunting tidak cukup hanya dilakukan melalui edukasi. Identifikasi faktor yang berkontribusi terhadap persoalan stunting diperlukan agar program yang dirancang dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sebagai langkah ketiga, mahasiswa KKN menyusun booklet edukasi mengenai pencegahan stunting pada bayi dan balita. Penyusunan media informasi tersebut dilakukan dengan melibatkan ahli gizi agar materi yang disampaikan dapat menjadi sumber edukasi yang relevan bagi masyarakat.
Booklet tersebut ditujukan terutama kepada orang tua yang memiliki bayi dan balita. Dengan adanya media informasi yang dapat digunakan secara berkelanjutan, edukasi mengenai pencegahan stunting diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan KKN berakhir.
Rangkaian program tersebut menunjukkan bahwa pencegahan stunting membutuhkan pendekatan yang terpadu. Edukasi diberikan kepada anak sejak dini, kondisi dan faktor determinan dipetakan melalui data, sementara orang tua dibekali informasi yang dapat digunakan dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Mahasiswa KKN Undip Reguler Tim II berharap kontribusi tersebut dapat mendukung upaya penurunan stunting di Kelurahan Pulutan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan sejak masa awal kehidupan.
Sinergi antara mahasiswa, sekolah, Puskesmas Sidorejo Lor, tenaga ahli gizi, serta masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut. Dengan kolaborasi yang berkesinambungan, upaya membangun generasi yang sehat dan tumbuh optimal dapat menjadi investasi penting bagi kualitas sumber daya manusia Kelurahan Pulutan di masa mendatang.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Alif Nazzala Rizqi





