Tim Pengabdian UNNES Perkuat Literasi Kebencanaan Guru TK di Semarang

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pendidik dalam menghadapi berbagai potensi bencana di lingkungan sekolah

SEMARANG, Jatengnews.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) memperkuat literasi kebencanaan guru melalui pelatihan dasar kebencanaan bagi pendidik di TK Pangudi Luhur Don Bosko Semarang, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang diikuti sembilan guru tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pendidik dalam menghadapi berbagai potensi bencana di lingkungan sekolah.

Ketua Tim Pengabdian UNNES, Kristianingsih, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa literasi kebencanaan penting dimiliki oleh guru karena bencana dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons yang cepat dan tepat, terutama di lingkungan pendidikan anak usia dini.

“Guru memiliki peran penting dalam memastikan anak tetap aman ketika terjadi bencana. Anak usia dini merupakan kelompok rentan yang belum mampu mengambil keputusan dan menentukan tindakan yang tepat saat terjadi bencana. Guru tidak cukup hanya mengetahui jenis-jenis bencana, tetapi juga perlu memahami langkah-langkah kesiapsiagaan serta tindakan yang harus dilakukan ketika bencana terjadi,” ujar Kristianingsih.

Tim Pengabdian UNNES
Tim Pengabdian UNNES terdiri atas Kristianingsih, S.Pd., M.Pd., sebagai ketua, dengan anggota Fitri Febri Handayani, S.Pd., M.Pd., Siti Herlina Dewi, S.Pd., M.Pd., Khansa Afifah Utami, dan Puspa Savitri Adriyani. (Foto: dok/Tim Pengabdian)

Pelatihan berlangsung secara partisipatif dengan melibatkan para guru dalam diskusi dan kegiatan praktik. Dalam kegiatan tersebut, guru berdiskusi mengenai berbagai kondisi darurat yang mungkin terjadi di sekolah serta langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana.

Hasil diskusi tersebut kemudian dituangkan dalam penyusunan SOP kebencanaan yang dapat menjadi pedoman bagi sekolah dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Selain membahas kesiapsiagaan sekolah, para guru juga mendapatkan pengetahuan dasar mengenai penyusunan rancangan pembelajaran berbasis mitigasi bencana. Materi ini diharapkan dapat membantu guru mengintegrasikan pendidikan kebencanaan ke dalam kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak usia dini.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan anak usia dini. Melalui peningkatan kapasitas guru, sekolah diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi kondisi darurat sekaligus mampu memberikan perlindungan yang optimal bagi peserta didik.

Program pengabdian kepada masyarakat ini didanai melalui BIMA Kemdiktisaintek.

Tim Pengabdian UNNES terdiri atas Kristianingsih, S.Pd., M.Pd., sebagai ketua, dengan anggota Fitri Febri Handayani, S.Pd., M.Pd., Siti Herlina Dewi, S.Pd., M.Pd., Khansa Afifah Utami, dan Puspa Savitri Adriyani. (01).

Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN