SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang merilis prakiraan cuaca umum Jawa Tengah yang berlaku 12 jam mulai Sabtu 22 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB.
Berdasarkan prakiraan tersebut, cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada pagi hingga siang hari diprediksi cerah berawan hingga berawan. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi umumnya berawan dan berpotensi terjadi hujan ringan tidak merata di daerah pegunungan bagian barat, pegunungan bagian tengah, dan sekitarnya.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk waspada potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau.
Angin diprakirakan bertiup dari arah Timur – Selatan dengan kecepatan 10 – 30 km/jam. Suhu udara di Jawa Tengah berkisar antara 16 sampai 34 derajat Celcius. Sementara kelembaban udara berada pada kisaran 45 sampai 95 persen.
Berikut prakiraan cuaca di beberapa kota di Jawa Tengah:
Di wilayah Semarang, pagi – siang diprediksi cerah berawan. Sore – awal malam berawan. Suhu berkisar antara 27 – 34 derajat Celcius dengan kelembaban 45 – 75 persen. Berdasarkan data pengamatan pukul 05.00 WIB, kondisi Semarang saat ini berawan dengan suhu 26.2 derajat Celcius dan kelembaban 77 persen.
Beberapa daerah yang berpotensi hujan ringan antara lain Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Magelang, Bumayu, dan Majenang. Suhu di daerah-daerah tersebut berkisar 16 – 32 derajat Celcius.
Sementara daerah lain seperti Cilacap, Kebumen, Purworejo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Brebes, Surakarta, Salatiga, Pekalongan, Tegal, dan Ambarawa diprediksi berawan dengan suhu 18 – 34 derajat Celcius.
Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diperkirakan 1.25 – 2.5 meter. Sementara di Perairan Selatan Jawa Tengah lebih tinggi, yaitu 2.5 – 4.0 meter.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara
