
KENDAL, Jatengnews.id – Suasana belajar mengaji di TPQ Al Furqon 1, Desa Wonodadi, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, dibuat lebih interaktif dengan kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 59.
Mahasiswa KKN tidak hanya mendampingi santri membaca Al-Qur’an dan Iqra, tetapi juga menghadirkan permainan edukatif, kuis interaktif, serta cerita sejarah Islam. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap selepas salat Magrib.
Metode pembelajaran yang lebih variatif tersebut diharapkan membuat santri lebih antusias mengikuti kegiatan mengaji sekaligus memahami materi keagamaan dengan cara yang mudah dan menyenangkan.
Koordinator Desa KKN UPGRIS Kelompok 59, Syaifudin Ma’arif, mengatakan pendekatan interaktif dipilih untuk menghindari suasana belajar yang monoton.
“Kami tidak hanya mendampingi baca-tulis Al-Qur’an, tetapi juga mengemas pembelajaran dengan metode storytelling dan kuis interaktif. Harapannya, santri lebih termotivasi dan tidak merasa jenuh belajar di TPQ,” ujar Syaifudin.
Selain membaca Al-Qur’an dan Iqra, santri juga mendapatkan pendalaman mengenai adab Islami. Materi disampaikan melalui permainan dan cerita sehingga anak-anak dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih santai.
Pengurus TPQ Al Furqon 1, K.H Taufiq, mengapresiasi pendampingan yang diberikan mahasiswa KKN UPGRIS. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan suasana baru dalam kegiatan mengaji.
“Kehadiran mahasiswa KKN UPGRIS membawa energi baru. Anak-anak menjadi jauh lebih antusias datang mengaji setiap malam karena penyampaian materinya seru dan mudah dipahami,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi KKN UPGRIS Kelompok 59 dalam mendukung pendidikan keagamaan di Desa Wonodadi. Mahasiswa berharap kegiatan mengaji dapat menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter santri yang religius dan berakhlak mulia.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Jaka N