Beranda Daerah Jejak Alam di Atas Kain, Siswa MI Antusias Ikuti Pelatihan Ecoprint KKN...

Jejak Alam di Atas Kain, Siswa MI Antusias Ikuti Pelatihan Ecoprint KKN UIN Walisongo

Kenalkan Ekonomi Kreatif Berbasis Alam, Siswa Diajak Mengubah Daun dan Bunga Menjadi Motif Unik di Atas Kain

Siswa kelas 4 dan 5 antusias mengikuti praktik pembuatan ecoprint dengan menata daun dan bunga di atas kain mori bersama mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 16 di Candirejo, Selasa (11/08/2026) (Foto: Dok KKN).

Semarang, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT Ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 16 menggelar pelatihan ecoprint bagi siswa kelas 4 dan 5 madrasah ibtidaiyah (MI) di Desa Candirejo, Kabupaten Semarang, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja ekonomi kreatif untuk mengenalkan pemanfaatan bahan alam sekaligus melatih kreativitas siswa.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak mempraktikkan pembuatan ecoprint menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti kain mori, tawas, palu kayu, daun, dan bunga.

Teknik tersebut memungkinkan bentuk serta warna alami tumbuhan berpindah ke permukaan kain dan menghasilkan motif yang unik.

Mahasiswa KKN terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai konsep dan proses pembuatan ecoprint. Selanjutnya, siswa didampingi secara langsung untuk memilih daun dan bunga yang akan digunakan.

Setelah bahan dipilih, siswa menata daun dan bunga di atas kain mori sesuai dengan kreativitas masing-masing. Bahan tumbuhan kemudian dipukul secara perlahan menggunakan palu kayu hingga bentuk dan pigmen alaminya tercetak pada kain.

Antusiasme siswa terlihat selama proses praktik berlangsung. Mereka tidak hanya memperoleh pengalaman baru dalam membuat karya seni, tetapi juga belajar bahwa bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan menjadi produk kreatif.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk mengenalkan konsep pemanfaatan sumber daya alam secara kreatif kepada anak-anak. Melalui praktik langsung, siswa dapat memahami bahwa tumbuhan di sekitar tidak hanya memiliki manfaat ekologis, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi dalam berkarya.

Mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 16 berharap pelatihan ecoprint dapat membantu mengembangkan kreativitas dan keterampilan siswa. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta mendorong siswa untuk memanfaatkan potensi alam secara bijak dan bernilai.

Dengan memadukan edukasi lingkungan dan praktik seni, pelatihan ecoprint menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan siswa pada salah satu bentuk ekonomi kreatif berbasis bahan alam.

Penulis: Tim mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Posko 16
Editor: R. D. Pramesti

Exit mobile version