Beranda Daerah Seru dan Edukatif, KKN UIN Walisongo Ajarkan PHBS lewat ‘Tepuk Cuci Tangan’...

Seru dan Edukatif, KKN UIN Walisongo Ajarkan PHBS lewat ‘Tepuk Cuci Tangan’ di SDN 1 Donosari

Kerja bakti dan pemeriksaan jentik nyamuk dikemas interaktif untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan sejak usia sekolah.

cuci tangan bersama kkn uin walisongo
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 199 Desa Donosari mendampingi siswa SDN 1 Donosari mempraktikkan enam langkah mencuci tangan melalui kegiatan “Tepuk Cuci Tangan”, Sabtu (15/08/2026) (Foto: Dok KKN).

Kendal, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 199 Desa Donosari mengajak siswa SDN 1 Donosari menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui edukasi Pemberantasan Jentik Nyamuk (PJN) dan praktik cuci tangan enam langkah.

Kegiatan yang melibatkan siswa kelas 1 hingga kelas 6 tersebut digelar di lingkungan SDN 1 Donosari, Kabupaten Kendal pada Sabtu (15/08/2026).

Edukasi kesehatan tersebut dikemas secara interaktif agar mudah dipahami siswa sekolah dasar.

Selain mendapatkan pemahaman mengenai kebersihan lingkungan, para siswa diajak mempraktikkan langsung cara mencuci tangan enam langkah melalui metode “Tepuk Cuci Tangan”.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Siswa dari setiap kelas berbaris dan mendapatkan pembagian area yang harus dibersihkan.

Dua mahasiswa KKN ditugaskan mendampingi masing-masing kelas sebagai penanggung jawab (PJ) selama kegiatan berlangsung.

Mahasiswa KKN tidak hanya mendampingi siswa dalam membersihkan lingkungan, tetapi juga menyisipkan edukasi mengenai Pemberantasan Jentik Nyamuk (PJN).

Saat membersihkan area toilet dan kamar mandi, siswa diajak memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi berkembang biaknya jentik nyamuk.

Siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya genangan air pada botol, wadah, atau barang bekas yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

Edukasi tersebut diharapkan membuat siswa lebih peka terhadap kebersihan lingkungan dan mampu mengenali potensi tempat berkembangnya jentik nyamuk.

Pihak sekolah menyambut baik keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan edukasi kesehatan tersebut. May, wali kelas 3 SDN 1 Donosari, mengatakan para siswa menunjukkan antusiasme meskipun masih membutuhkan pendampingan selama mengikuti kegiatan.

“Yang namanya anak-anak memang seperti itu, agak sulit diatur, tetapi mereka sebenarnya sangat antusias. Jadi harap maklum ya,” tutur May.

Setelah kegiatan kerja bakti dan edukasi PJN, seluruh siswa berkumpul di lapangan sekolah untuk mengikuti praktik cuci tangan enam langkah.

Mahasiswa KKN memperagakan tahapan mencuci tangan sesuai standar kesehatan, kemudian mengajak siswa mempraktikkannya secara bersama-sama.

Agar lebih mudah diingat, praktik tersebut dikemas melalui “Tepuk Cuci Tangan” dengan gerakan dan irama yang ceria.

Metode tersebut membuat siswa lebih aktif mengikuti setiap tahapan sekaligus membantu mereka menghafalkan urutan mencuci tangan dengan benar.

Melalui kegiatan ini, KKN Posko 199 Desa Donosari berupaya menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia sekolah.

Edukasi mengenai kebersihan tangan dan pemberantasan jentik nyamuk diharapkan dapat diterapkan siswa tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan rumah.

Penulis: Tim Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 199
Editor: R. D. Pramesti

Exit mobile version