Jaga Warisan Kuliner Nusantara, Mahasiswa KKN-T 84 Undip Kenalkan Ragam Pangan Lokal

Edukasi tersebut menyasar kelompok ibu-ibu Dasawisma (Dawis) RT 02 RW 02 Dusun Krajan, Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

SEMARANG, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 84 Universitas Diponegoro (Undip) mengajak masyarakat mengenal kembali keberagaman tradisi pangan Nusantara.

Edukasi tersebut menyasar kelompok ibu-ibu Dasawisma (Dawis) RT 02 RW 02 Dusun Krajan, Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 10 Agustus 2026 ini dilatarbelakangi oleh semakin dominannya pola konsumsi pangan yang bertumpu pada satu jenis sumber karbohidrat. Kondisi tersebut dinilai turut membuat sejumlah komoditas pangan tradisional non-beras semakin jarang dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-T 84 Undip berupaya memperluas wawasan masyarakat bahwa pangan lokal bukan sekadar pilihan pengganti beras, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya sekaligus potensi untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Para mahasiswa memilih kelompok Dawis sebagai sasaran edukasi karena ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam pengelolaan konsumsi pangan keluarga. Kebiasaan memilih, mengolah, dan menyajikan makanan di tingkat rumah tangga juga menjadi salah satu jalur utama dalam meneruskan pola makan kepada anggota keluarga.

Kegiatan diawali dengan pemetaan sederhana mengenai kebiasaan konsumsi masyarakat. Selanjutnya, mahasiswa menyusun materi perbandingan pangan dari berbagai daerah di Indonesia dan mengemasnya dalam media visual edukatif.

Dalam pemaparan, mahasiswa memperkenalkan sejumlah sumber karbohidrat tradisional Nusantara, di antaranya sagu, jagung, ubi jalar, dan singkong. Berbagai pangan tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari keragaman sumber pangan yang dapat dimanfaatkan sesuai potensi dan ketersediaan bahan di lingkungan sekitar.

Edukasi juga dikaitkan dengan konsep “Isi Piringku” untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya komposisi dan keseimbangan makanan dalam satu porsi. Dengan demikian, keberagaman pangan tidak hanya dipandang dari banyaknya jenis bahan makanan, tetapi juga dari upaya memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang.

Materi disampaikan menggunakan slide presentasi visual (PPT) yang dilanjutkan dengan diskusi bersama peserta. Para ibu diberi ruang untuk berbagi pengalaman mengenai bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar serta mendiskusikan cara mengolahnya menjadi menu keluarga.

Diskusi tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan karena mahasiswa tidak hanya memperkenalkan pangan tradisional, tetapi juga berupaya menghubungkannya dengan kebiasaan dan tradisi kuliner masyarakat setempat.

Pendekatan sosial dan budaya menjadi salah satu perhatian dalam program ini. Mahasiswa mendorong masyarakat agar tidak memandang pangan lokal sebagai makanan alternatif semata, melainkan sebagai bagian dari identitas kuliner dan kekayaan budaya yang perlu dipertahankan.

Program edukasi tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 tentang Tanpa Kelaparan melalui pemanfaatan sumber pangan lokal. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui dorongan terhadap pola konsumsi yang lebih beragam dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T 84 Undip berharap pengetahuan mengenai pangan Nusantara dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para ibu di Dusun Krajan diharapkan dapat mulai menghadirkan menu yang lebih beragam dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya membantu memperkaya pilihan makanan keluarga, tetapi juga turut menjaga keberadaan pangan tradisional Nusantara agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.





Penulis  : Tim Mahasiswa KKN

Editor     : Alif Nazzala Rizqi

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN