DEMAK — Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 120 mengedukasi siswa SD Kalianyar 01, Kabupaten Demak, tentang pentingnya mengenali batas tubuh dan menjaga bagian tubuh pribadi. Edukasi bertajuk “Tubuhku Privasiku” tersebut disampaikan kepada siswa kelas 3 dan kelas 6 melalui lagu serta permainan edukatif, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang digagas Divisi Pendidikan dan Keagamaan KKN Posko 120 itu diikuti 33 siswa kelas 3 dan 27 siswa kelas 6. Penyampaian materi dilakukan secara terpisah di masing-masing kelas agar materi dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mengenalkan konsep privasi tubuh kepada siswa, termasuk bagian tubuh yang bersifat pribadi dan perlu dijaga. Siswa juga diajak memahami bahwa setiap orang memiliki batas tubuh yang perlu dihormati serta berhak menolak sentuhan yang membuat mereka tidak nyaman.
Materi tidak disampaikan melalui ceramah satu arah. Mahasiswa KKN menggunakan lagu bertajuk “Area Privasiku” yang disertai gerakan dan permainan sederhana. Siswa diajak bernyanyi sambil mengikuti gerakan yang membantu mereka mengenali bagian tubuh pribadi.
Metode tersebut digunakan agar materi perlindungan diri lebih mudah dipahami dan diingat oleh siswa. Permainan juga memberikan kesempatan kepada anak untuk merespons pertanyaan serta berinteraksi langsung dengan fasilitator.
Kenalkan Batas Tubuh Melalui Aktivitas Interaktif
Ketua KKN Posko 120, Abdul Majid Huda, mengatakan edukasi tersebut dilakukan untuk membantu anak memahami pentingnya menjaga privasi tubuh dalam kehidupan sehari-hari.
“Karena anak-anak di sini banyak menggunakan tubuh sebagai bahan candaan, jadi kita memberikan edukasi agar mereka tahu kalau tubuh mereka adalah sebuah privasi yang harus dijaga,” ujarnya.
Menurut Abdul Majid, pemahaman mengenai batas tubuh penting dikenalkan sejak usia sekolah. Anak perlu mengetahui bahwa sentuhan fisik tidak seharusnya dijadikan candaan apabila membuat seseorang merasa tidak nyaman.
Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti lagu dan permainan dengan antusias. Mereka turut menjawab pertanyaan yang diberikan mahasiswa KKN serta mengikuti gerakan yang diperagakan fasilitator.
Antusiasme siswa tersebut menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran yang digunakan mahasiswa KKN untuk menyampaikan materi perlindungan diri dengan cara yang sesuai dengan usia anak.
Jadi Bagian dari Edukasi Selama KKN
Edukasi “Tubuhku Privasiku” tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan satu kali. KKN Posko 120 menjadikan pengenalan batas tubuh sebagai bagian dari edukasi selama masa pengabdian di SD Kalianyar 01.
Mahasiswa KKN berharap siswa dapat menerapkan pemahaman mengenai privasi tubuh dalam berbagai situasi, baik ketika berada di sekolah maupun saat bermain bersama teman.
Melalui edukasi tersebut, KKN MIT-22 UIN Walisongo Posko 120 turut mendorong siswa untuk lebih mengenali tubuhnya, memahami batasan pribadi, serta menghargai batas tubuh orang lain sejak usia dini.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN MIT-22 UIN Walisongo Posko 120
Editor: R. D. Pramesti





