Beranda Daerah Tak Lagi Malu Tampil, KKN UIN Walisongo Latih Public Speaking Siswa SDN...

Tak Lagi Malu Tampil, KKN UIN Walisongo Latih Public Speaking Siswa SDN Sidomulyo 04

public speaking KKN UIN WS
Siswa SDN Sidomulyo 04 mempraktikkan kemampuan berbicara di depan teman-temannya dalam program public speaking yang digelar KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 04, Selasa (11/08/2026) (Foto: Dok KKN).

Semarang, JatengNews.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 04 mengenalkan keterampilan public speaking kepada siswa kelas IV A dan IV B SD Negeri Sidomulyo 04, Selasa (11/08/2026).

Program yang telah dimulai sejak Senin (03/08/2026) tersebut dilaksanakan secara rutin setiap Senin dan Rabu untuk melatih keberanian, kemampuan berkomunikasi, dan kepercayaan diri siswa.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 64 siswa yang terdiri dari 32 siswa kelas IV A dan 32 siswa kelas IV B. Mahasiswa KKN tidak hanya menyampaikan materi dasar public speaking, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempraktikkan kemampuan berbicara secara langsung.

Materi yang diberikan mencakup presentasi di depan umum, menjadi moderator dan Master of Ceremony (MC), storytelling, ceramah, serta orasi. Siswa juga dilatih memperkenalkan diri, berbicara dengan suara yang jelas, menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, dan tampil di hadapan teman-temannya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN mengemas kegiatan secara interaktif agar siswa dapat belajar dalam suasana yang lebih menyenangkan. Siswa diberikan ruang untuk mencoba tampil secara bergantian dengan pendampingan dari mahasiswa.

Pendampingan tersebut ditujukan untuk membantu siswa yang masih merasa malu atau kurang percaya diri. Melalui latihan secara bertahap, siswa didorong untuk terbiasa berbicara dan menyampaikan gagasan di depan orang lain.

Koordinator Divisi Pendidikan dan Keagamaan KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 04, Yahya Haidar M., mengatakan keberanian berbicara perlu dibangun melalui latihan sejak usia sekolah dasar.

“Kami ingin siswa tidak hanya memahami apa itu public speaking, tetapi juga berani mencoba berbicara di depan orang lain. Karena keberanian untuk berbicara perlu dilatih sejak dini,” ujar Yahya.

Kemampuan public speaking dinilai dapat mendukung siswa dalam berbagai aktivitas pembelajaran di sekolah. Keterampilan tersebut tidak hanya berkaitan dengan tampil di depan kelas, tetapi juga keberanian bertanya, menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, dan berinteraksi dengan orang lain.

Antusiasme siswa terlihat selama mengikuti sesi praktik. Mereka mendapat kesempatan untuk mencoba berbagai bentuk komunikasi sehingga dapat belajar mengatasi rasa malu, mengatur cara berbicara, serta menyampaikan gagasan dengan lebih percaya diri.

Program public speaking tersebut akan terus dilaksanakan setiap Senin dan Rabu sebagai bagian dari pembiasaan. Mahasiswa KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 04 berharap latihan yang dilakukan secara berkala dapat membuat siswa semakin terbiasa tampil dan berkomunikasi di depan orang lain.

Melalui program ini, KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 04 berupaya mendukung pengembangan keterampilan siswa, khususnya dalam aspek komunikasi dan kepercayaan diri, sebagai bekal untuk menghadapi berbagai situasi di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Penulis: Tim KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Posko 04
Editor: R. D. Pramesti

Exit mobile version