Demak, JatengNews.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 101 UIN Walisongo Semarang menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa SD Negeri 2 Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut menyasar siswa kelas 3 dan 4 yang mengikuti sosialisasi dalam satu ruang kelas. Edukasi PHBS menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN Posko 101 untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini, khususnya di lingkungan sekolah.
Salah satu anggota KKN Posko 101 UIN Walisongo Semarang, Sabila, mengatakan edukasi PHBS diberikan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sosialisasi PHBS ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan generasi mendatang, agar sejak dini anak-anak sudah terbiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sabila.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan sejumlah materi mengenai kebiasaan hidup bersih dan sehat. Materi meliputi waktu dan tata cara mandi yang benar, cara serta waktu menyikat gigi, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, hingga praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS).
Praktik CTPS menjadi salah satu materi utama dalam sosialisasi. Para siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya mencuci tangan, tetapi juga diajak mempraktikkan gerakan cuci tangan yang benar secara langsung.
Agar materi lebih mudah dipahami, mahasiswa KKN menggunakan metode interaktif melalui penjelasan lisan, media visual sederhana, serta simulasi. Pendekatan tersebut disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar sehingga kegiatan berlangsung lebih menyenangkan dan tidak monoton.
Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti arahan mahasiswa, serta berpartisipasi dalam sesi praktik cuci tangan. Suasana semakin meriah ketika siswa secara bergantian mempraktikkan langkah-langkah CTPS di depan kelas.
Antusiasme siswa menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dengan pendekatan interaktif dapat membantu menyampaikan pesan PHBS secara lebih mudah kepada anak usia sekolah dasar.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Posko 101 UIN Walisongo Semarang berharap siswa SDN 2 Trimulyo dapat menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Selain itu, siswa diharapkan mampu menjadi contoh bagi teman dan keluarga dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga kebiasaan tersebut dapat berkembang di lingkungan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi PHBS tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Posko 101 UIN Walisongo Semarang dalam mendukung peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat melalui edukasi sejak usia dini.
Penulis: Tim KKN Posko 101 UIN Walisongo Semarang
Editor: R. D. Pramesti


