KARANGANYAR, Jatengnews.id – Penggalangan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Karanganyar sepanjang tahun 2025 mencapai Rp1,776 miliar. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp1,9 miliar.
Ketua PMI Karanganyar, Dwi Cahyono, mengatakan penurunan tersebut terjadi karena penggalangan dana PMI bersifat sukarela dan tidak bersifat memaksa masyarakat.
Baca juga: Pemkab Karanganyar Galang Dana Masyarakat Melalui Bulan Dana PMI
“Memang mengalami penurunan karena sifatnya sukarela. Kita tidak bisa memaksa. Yang penting dana yang terkumpul masih mencukupi untuk kegiatan operasional dan membantu kegiatan kemasyarakatan,” ujar Dwi Cahyono usai menyerahkan laporan hasil penggalangan dana kepada Bupati Karanganyar Rober Christanto, Selasa (13/1/2026).
Selain dana dari masyarakat, PMI Karanganyar juga menerima hibah dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar sebesar Rp100 juta setiap tahun. Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan dan pembinaan generasi muda.
Dwi Cahyono menyebut, sepanjang 2025 PMI Karanganyar turut menyalurkan bantuan untuk korban bencana di sejumlah daerah.
Baca juga: Bulan Dana PMI Karanganyar Kumpulkan Rp1,6 Miliar
“Kami menyalurkan bantuan Rp40 juta untuk korban banjir di Sumatera dan Aceh melalui PMI Jawa Tengah, Rp5 juta untuk korban bencana Banjarnegara, serta Rp5 juta untuk korban bencana Cilacap,” jelasnya.
Untuk tahun 2026, PMI Karanganyar menargetkan penggalangan dana sebesar Rp1,8 miliar guna mendukung keberlanjutan program kemanusiaan di wilayah Karanganyar dan sekitarnya.(02)






