31 C
Semarang
, 27 Februari 2026
spot_img

Setahun Luthfi-Yasin, Mohammad Saleh Dorong Optimalisasi Aset dan Kreativitas Birokrasi

Saleh menekankan perlunya pemerataan pembangunan dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

SEMARANG, Jatengnews.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, memberikan apresiasi atas capaian kinerja pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi-Taj Yasin, selama satu tahun terakhir.

Meskipun indikator Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) menunjukkan hasil positif, Saleh menekankan perlunya pemerataan pembangunan dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Fokus pada Pemerataan dan PAD

“Secara indikator, pemerintah telah memenuhi mayoritas target. Tantangan berikutnya adalah memastikan capaian pembangunan merata di seluruh wilayah. Kami akan mendalami hal ini melalui rapat komisi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” tegas Mohammad Saleh saat berbicara dalam FGD “Satu Tahun Kepemimpinan Luthfi-Yasin” di Kantor Gubernur Jateng, Senin (23/2/2026).

Selain Saleh, forum tersebut juga menghadirkan Ketua TPPD Jateng, Zulkifli, dan pakar politik Undip, Nur Hidayat Sardini. Dalam diskusinya, Saleh mendorong birokrasi agar lebih kreatif dalam meningkatkan pendapatan daerah tanpa hanya bergantung pada pajak.

“Kita tidak bisa hanya bertumpu pada pajak. Pemerintah daerah perlu memaksimalkan aset dan BUMD agar memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah,” tambahnya.

Pujian untuk Kepemimpinan yang Adaptif

Saleh juga menyoroti respons cepat Gubernur Ahmad Luthfi terkait polemik opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Menurutnya, kebijakan diskon pajak melalui surat keputusan gubernur membuktikan bahwa Luthfi adalah pemimpin yang aspiratif dan adaptif.

“Pak Luthfi cukup demokratis dalam merespons aspirasi masyarakat. Meskipun kebijakan diskon ini berdampak pada angka PAD dalam RPJMD, secara strategi fiskal ini sangat efektif,” urai Saleh.

Ia menilai diskon pajak tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga memicu kesadaran masyarakat untuk segera melunasi kewajibannya. “Masyarakat merasa diuntungkan, sehingga mereka terdorong untuk segera membayar pajak,” jelasnya.

Pentingnya Komunikasi Publik dan Media Sosial

Di akhir penyampaiannya, Ketua DPD Golkar Jateng ini memberi catatan khusus mengenai komunikasi publik. Ia menyarankan agar pasangan Luthfi-Yasin lebih aktif mempublikasikan kerja nyata mereka, seperti saat meninjau perbaikan jalan atau penanganan bencana.

“Menilai kepemimpinan itu tidak hanya berbasis data, tapi juga aspek humanisme. Saya usul, aktivitas turun ke lapangan harus diunggah ke media sosial,” kata Saleh.

Menurutnya, di era digital, penyampaian informasi adalah hal yang wajib. “Sesuatu yang baik jika kita sampaikan dengan baik, maka akan terlihat baik. Namun jika kerja baik tidak pernah tersampaikan, publik bisa menganggapnya tidak bekerja. Media sosial itu sudah menjadi sebuah keniscayaan,” pungkasnya. (Adv-01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN