SEMARANG, Jatengnews.id – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang mengambil langkah berani untuk menertibkan pelanggan nakal menjelang Lebaran. Melalui “Operasi Ketupat” yang berlangsung mulai Senin (9/3/2026) hingga Jumat (13/3/2026), petugas secara khusus menyisir para pelanggan yang memiliki tunggakan pembayaran di atas tiga bulan.
Direktur Utama PDAM Tirta Moedal, Ady Setiawan, menegaskan bahwa operasi ini menyasar sekitar 14.000 sambungan rumah atau 7 persen dari total pelanggan. Nilai tunggakan yang tengah dikejar pun tidak main-main, yakni mencapai Rp3 miliar.
Petugas Putus Sambungan di Tempat
Langkah tegas ini menyasar wilayah Semarang Utara dan Semarang Timur sebagai daerah dengan tingkat tunggakan tertinggi. PDAM tidak lagi memberikan toleransi panjang bagi mereka yang sengaja menunda kewajiban.
Skema sanksi tegas dalam Operasi Ketupat:
Deadline Pembayaran: Pelanggan wajib melunasi tunggakan paling lambat sore hari setelah petugas datang berkunjung.
Pemutusan Langsung: Jika tidak ada pelunasan, petugas akan memutus sambungan air minum saat itu juga di lokasi.
Biaya Pelunasan: Tagihan mencakup total rekening berjalan ditambah seluruh denda keterlambatan bulanan.
“Semangatnya adalah menyambut Idulfitri dengan lahir dan batin yang suci. Pelayanan air harus baik, namun kedisiplinan pelanggan juga harus tegak,” ujar pria yang akrab disapa Wawan ini, Senin (9/3/2026).
Menegakkan Keadilan bagi Pelanggan Disiplin
Wawan menjelaskan bahwa penertiban ini merupakan bentuk keadilan bagi mayoritas pelanggan yang selalu membayar tepat waktu. Dukungan finansial dari pelanggan sangat krusial karena menjadi napas utama operasional pelayanan air bersih di Kota Semarang.
Meskipun fokus pada penindakan, PDAM menjamin pasokan air bagi warga Semarang tetap aman selama masa libur Lebaran nanti. Perusahaan menyiagakan petugas piket dalam tiga shift untuk menjamin kelancaran air 24 jam nonstop bagi warga maupun pemudik.
Tips bagi Pelanggan Jelang Mudik
Agar tidak terjadi masalah di kemudian hari, PDAM mengimbau warga untuk:
Segera Melunasi Tagihan: Pastikan status pembayaran aman sebelum berangkat mudik agar tidak terkena penertiban.
Matikan Keran Air: Langkah ini mencegah lonjakan tagihan akibat kebocoran instalasi saat rumah dalam kondisi kosong. (01).



