SEMARANG, Jatengnews.id – Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang secara resmi membuka kegiatan asesmen lapangan Program Studi Magister Hukum Fakultas Syari’ah dan Hukum pada Selasa (31/3/2026) pukul 08.00 WIB.
Acara pembukaan berlangsung di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UIN Walisongo Semarang, Musahadi, beserta jajaran wakil rektor (WR I, WR II, dan WR III), pimpinan fakultas dan lembaga, serta Tim Akreditasi Program Studi Magister Hukum.
Turut hadir pula Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, yaitu Yeni Salma Barlinti dari Universitas Indonesia, Hery Firmansyah dari Universitas Tarumanegara, serta Ikhwan Tunggul Wibowo dari BAN-PT.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo Semarang, Abdul Ghofur, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan, khususnya tim asesor BAN-PT. Ia menegaskan bahwa kehadiran para asesor merupakan kehormatan sekaligus momentum penting bagi Program Studi Magister Hukum untuk menunjukkan kualitas serta capaian yang telah diraih, sekaligus menjadi sarana evaluasi untuk pengembangan ke depan.
Sementara itu, Rektor UIN Walisongo Musahadi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya asesmen lapangan ini. Ia menegaskan bahwa asesmen bukan sekadar proses penilaian, melainkan juga kesempatan strategis untuk belajar dari para asesor yang memiliki pengalaman luas.
“Di UIN Walisongo, asesmen lapangan selalu menjadi tradisi yang didukung secara bersama-sama oleh seluruh elemen kampus. Ini bukan hanya agenda formal, tetapi juga ruang pembelajaran institusional,” ujarnya.
Rektor juga mendorong Tim Magister Hukum untuk memaksimalkan seluruh persiapan dan menunjukkan performa terbaik selama proses asesmen berlangsung. Dalam suasana hangat, ia menutup sambutannya dengan pantun yang disambut antusias para hadirin.
Perwakilan tim asesor, Yeni Salma Barlinti, menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan momen yang sangat dinantikan, baik oleh tim asesor maupun sivitas akademika Program Studi Magister Hukum. Ia menjelaskan bahwa proses penilaian dokumen telah dilakukan sejak lebih dari satu tahun lalu, dan asesmen lapangan menjadi tahap penting untuk verifikasi serta pendalaman secara langsung.
“Selain sebagai bagian dari proses akreditasi, asesmen lapangan juga menjadi ajang silaturahmi dan bertemu kembali dengan rekan-rekan di dunia akademik,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh rangkaian asesmen dapat berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi Program Studi Magister Hukum UIN Walisongo Semarang.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat mutu akademik, tata kelola, serta kontribusi Program Studi Magister Hukum dalam pengembangan keilmuan hukum, khususnya dalam perspektif hukum Islam di Indonesia. (03)











