SEMARANG, Jatengnews.id – PLN UIK Tanjung Jati B memperkuat langkah dalam pengelolaan lingkungan melalui kesepakatan pemanfaatan Fly Ash and Bottom Ash (FABA).
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Bumi Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 yang berlangsung di Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5/2026).
Kerja sama strategis ini melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan material hasil samping pembangkitan listrik menjadi sumber daya yang bernilai guna bagi pembangunan daerah.
Penandatanganan kerja sama utama dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., bersama **General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau. Selain itu, dilakukan pula penandatanganan teknis mengenai fasilitasi pemanfaatan FABA oleh Kepala Dinas ESDM Jateng, Agus Sugiharto, S.T., M.T.

Gubernur Jawa Tengah memberikan apresiasi terhadap kolaborasi ini sebagai bentuk nyata sinkronisasi antara sektor industri dan komitmen lingkungan hidup di wilayah Jawa Tengah.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata implementasi ekonomi sirkular di lingkungan PLN. Menurutnya, FABA bukan lagi sekadar sisa proses produksi, melainkan material yang memiliki potensi besar untuk mendukung infrastruktur.
“FABA memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan secara produktif, seperti untuk bahan bangunan atau perbaikan infrastruktur. Melalui sinergi dengan Pemprov dan Dinas ESDM, kami memastikan pemanfaatannya lebih terarah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujar Andi.
Beliau juga menambahkan bahwa tema Hari Bumi 2026, “Our Power Our Planet”, sangat selaras dengan visi PLN dalam menghadirkan energi yang andal namun tetap menjaga keseimbangan ekosistem.
Acara yang digelar atas kolaborasi Dinas ESDM Jateng dengan Institute for Essential Services Reform (IESR) ini juga diisi dengan berbagai agenda lingkungan, di antaranya:
Aksi Reklamasi:Penanaman pohon di lahan bekas tambang/industri.
Workshop Transisi Energi:Diskusi mendalam mengenai peta jalan energi bersih di Jawa Tengah.
Pemberian Penghargaan: Apresiasi bagi pihak-pihak yang berkontribusi pada kelestarian lingkungan.
Melalui kemitraan strategis ini, PLN UIK Tanjung Jati B menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan hasil samping industri, sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan dalam agenda pembangunan berkelanjutan di Jawa Tengah. (ADV)


