SRAGEN, Jatengnews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bergerak cepat untuk membangun kembali bangunan sekolah yang roboh di Kabupaten Sragen.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyampaikan komitmen tersebut usai meninjau lokasi MTs Muhammadiyah 4 Bulu pada Kamis (14/5/2026) siang.
Dalam kunjungannya, Gus Yasin menyaksikan puing-puing atap yang masih berserakan. Pecahan genteng menutupi lantai, sementara rangka kayu atap yang lapuk tampak hancur menimpa material bangunan hingga memecahkan kaca jendela. Garis polisi juga masih melintang di tiga ruang kelas yang terdampak.
Sambil menyusuri ruang kelas yang rusak, Gus Yasin mendengarkan penjelasan dari pihak sekolah dan tim teknis. Ia menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan proses belajar mengajar tidak terhenti terlalu lama.
“Hari ini saya menilai (assessment) apa saja kebutuhannya. Salah satunya adalah meja belajar. Dinas Pendidikan tinggal menyelesaikan administrasi, lalu segera kami kirim. Pembelajaran tidak boleh berhenti,” tegas Gus Yasin.
Pemprov Jateng menargetkan perbaikan atap segera dimulai agar aktivitas sekolah kembali normal. Alih-alih hanya memperbaiki satu ruangan yang ambruk, pemerintah akan merenovasi tiga kelas sekaligus yang berada dalam satu rangkaian bangunan tersebut.
“Meski yang ambruk hanya satu kelas, kami akan memperbaiki ketiganya. Dinas Pendidikan sudah menyiapkan dana Rp50 juta, pihak sekolah tinggal mengoordinasikan kebutuhannya. Jangan sampai birokrasinya berbelit-belit,” ujarnya.
Gus Yasin menilai insiden ini menjadi pengingat penting bagi pihak sekolah untuk melakukan pengecekan berkala terhadap struktur bangunan, terutama pada kayu penyangga yang rawan lapuk atau terserang rayap. Menurutnya, pihak sekolah harus memperketat kontrol agar kejadian serupa tidak terulang.
Sebelum meninjau lokasi, Gus Yasin terlebih dahulu menjenguk para korban di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro. Kedatangannya bertujuan memastikan para siswa mendapatkan penanganan medis terbaik sekaligus memberikan dukungan moral agar mereka tetap semangat kembali bersekolah.
Suasana hangat menyelimuti ruang perawatan saat Gus Yasin menyapa dan mengajak para siswa berbincang santai. Canda dan tawa yang terlontar di sela percakapan tersebut menjadi bagian dari upaya Gus Yasin untuk memulihkan trauma (trauma healing) anak-anak pascakejadian.
Sebagai informasi, atap ruang kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu roboh pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Insiden ini melukai tujuh siswa dan satu guru. Pihak sekolah merencanakan kegiatan belajar kembali aktif pekan depan, yang untuk sementara waktu akan menempati tempat ibadah selama proses renovasi berlangsung.
Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara


