Update Banjir Semarang: Seorang Wanita Tewas Terseret Arus di Kawasan Industri Candi

Peristiwa ini memakan satu korban jiwa yang kini jenazahnya telah dievakuasi ke RSUP Dr. Kariadi Semarang.

SEMARANG, Jatengnews.id – Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Kota Semarang pada Jumat (15/5/2026) sore memicu banjir luapan yang cukup kuat. Peristiwa ini memakan satu korban jiwa yang kini jenazahnya telah dievakuasi ke RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Komandan Tim Rescue Kantor SAR Semarang, Nur Mustofa, membenarkan adanya warga yang menjadi korban saat dikonfirmasi oleh Jatengnews pada Jumat malam. Peristiwa bermula ketika hujan lebat mengguyur wilayah Kawasan Industri Candi (KIC) Krapyak sekitar pukul 18.00 WIB.

“Korban diduga terseret arus air yang cukup deras dan terbawa masuk ke aliran sungai,” jelas Mustofa.

Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih dua jam oleh tim gabungan, korban ditemukan pada pukul 20.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban ditemukan di Sungai Silandak, Kelurahan Purwoyoso RT 02/RW 04, Kecamatan Ngaliyan berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Begitu mendapat informasi, kami langsung menuju lokasi. Korban akhirnya ditemukan oleh tim gabungan setelah dua jam pencarian,” tambahnya.

Proses evakuasi sempat terkendala oleh medan yang sulit. Jasad korban ditemukan tersangkut di dekat kandang ayam dengan akses jalan yang sangat sempit. Alhasil, petugas harus mengevakuasi jenazah secara estafet.

“Posisinya tengkurap. Karena aksesnya sempit, tim terpaksa melakukan evakuasi secara estafet,” kata Mustofa.

Berdasarkan informasi sementara, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan usia sekitar 20 tahun. Korban diduga merupakan warga Kecamatan Mijen, Kota Semarang. (01).

Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN